
SEMARANG, suaramerdeka.com - Universitas Negeri Semarang (Unnes) siap berbagi dan menawarkan penggunaan server di kampus itu kepada perguruan tinggi negeri dan swasta (PTN/S) lain. Langkah ini yaitu guna memberi kemudahan PTN/PTS lain yang terkendala server dalam menampung jurnal ilmiah untuk dipublikasikan ke masyarakat umum.
Rektor Unnes Prof Sudijono Sastroatmodjo mengatakan, bahwa apa yang dimiliki Unnes, juga punya negara. Sehingga, pihaknya menawarkan kepada perguruan tinggi lainnya kemudahan untuk mempublikasikan dan menampung jurnal ilmiah serta artikel lainnya.
"Dengan menggunakan secara bersama-sama ini, selain memberikan kemudahan untuk membuat jurnal, juga supaya sesama perguruan tinggi ada keguyuban," jelasnya usai melakukan pertemuan dengan para wakil rektor bidang kemahasiswaan dari PTN dan PTS se-Jateng di gedung IT Kampus Unnes, Senin (26/3).
Selama ini sejumlah PT terutama PTS mengeluhkan, belum tercukupinya server dan storage untuk menaruh data hasil penerbitan jurnal ilmiah. Maka dengan penawaran yang telah dilakukan Unnes, sejumlah PT berminat untuk memanfaatkan fasilitas tersebut. Mereka diantaranya, Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto (Unsoed), Universitas Muria Kudus (UMK) dan Unsiq Wonosobo.
Lebih lanjut Sudijono mempersilahkan, kepada PT lainnya untuk menggunakan server di Unnes secara gratis atau bebas biaya dan tidak dibatasi penggunaan kapasitas penyimpanannya. "Mereka bisa memanfaatkan dengan membuat jurnal sendiri atapun digabung secara bersama-sama dengan Unnes. Jadi, mereka membuat manajemen pengelolaan jurnal di masing-masing kampus, namun servernya di sini (Unnes, red-)," tuturnya.
Sekarang jurnal yang dimiliki Unnes ada 37 jurnal, dan tengah menyiapkan 80 jurnal lagi untuk kepentingan penyediaan penerbitan artikel ilmiah yang dihasilkan para mahasiswanya.
( Anggun Puspita / CN32 / JBSM )