panel header


ALON ALON WATON KELAKON
Pelan Pelan Saja Asal Berhasil
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
24 Maret 2012 | 16:12 wib
Pemuda Hanura Dukung Pembangunan Pabrik Gula Tinapan

BLORA, suaramerdeka.com - Dukungan pembangunan pabrik gula di Desa Tinapan Kecamatan Todanan disuarakan Pemuda Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Blora. Aris Subandono dari Pemuda Hanura mengemukakan pembangunan pabrik gula PT Gendhis Multi Manis (GMM) di Tinapan sangat diharapkan semua stakeholder dan masyarakat Blora. Namun dia mengakui pembangunan parbrik tersebut masih menuai pro dan kontra.

‘’Meski begitu kami Pemuda Hanura mendukung sepenuhnya berdirinya pabrik gula tersebut. Kami mengajak semua komponen, baik pemerintah, LSM, petani, tokoh masyarakat untuk mendukung PT GMM. Bagi yang menentang, untuk segera sadar dan segera bergabung mendukung berdirinya PT GMM, bagi yang menolak adalah penentang kesejahteraan rakyat,’’ tegasnya, Sabtu (24/3).

Aris Subandono yang juga warga Kecamatan Todanan menyatakan dalam perspektif kesejahteraan rakyat, ada tiga syarat pokok kemajuan suatu daerah. Yaitu adanya modal atau investasi yang masuk, adanya teknologi dan informasi (TI), dan berkembangnya sumber daya manusia (SDM) di daerah tersebut. ‘’Pendirian pabrik gula di Tinapan adalah salah satu instrumen bagi masuknya tiga syarat pokok tersebut,’’ katanya.

Lebih lanjut dia menjelaskan di Blora bagian timur ada potensi minyak dan gas (migas) yaitu di Cepu, Sambong, dan Kedungtuban, maka perekonomian masyarakatnya terangkat dengan sendirinya. ‘’Sementara apa yang bisa dijadikan instrumen bagi kemajuan masyarakat yang tinggal di Blora bagian barat?,’’ tanyanya.

Menurutnya salah satu jawabannya adalah pembangunan pabrik gula yang akan mendongkrak perekonomian masyarakat minimal di Todanan, Kunduran, Japah, dan Ngawen. Menurut Aris dengan adanya pabrik gula maka sedikitnya akan ada 700 tenaga kerja yang bekerja di pabrik.

Dia menyebutkan saat ini ada 2500 hektar lahan tebu di Blora. Jika tiap hektar membutuhkan empat pekerja per hektar, maka sudah ada 10 ribu tenaga kerja. Padahal ke depan areal tebu di Blora minimal harus 6 ribu hektar untuk memenuhi kebutuhan bahan baku. Aris menyebutkan dengan adanya modal, perputaran uang dalam jumlah besar maka akan menimbulkan multiplier effect yang luar biasa.

( Abdul Muiz / CN34 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 3755
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 4068
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 3917
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 5050
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 3740
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
05 September 2014 | 23:15 wib
05 September 2014 | 23:45 wib
05 September 2014 | 23:30 wib
05 September 2014 | 23:56 wib
FOOTER