
BLORA, suaramerdeka.com - Dukungan pembangunan pabrik gula di Desa Tinapan Kecamatan Todanan disuarakan Pemuda Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Blora. Aris Subandono dari Pemuda Hanura mengemukakan pembangunan pabrik gula PT Gendhis Multi Manis (GMM) di Tinapan sangat diharapkan semua stakeholder dan masyarakat Blora. Namun dia mengakui pembangunan parbrik tersebut masih menuai pro dan kontra.
‘’Meski begitu kami Pemuda Hanura mendukung sepenuhnya berdirinya pabrik gula tersebut. Kami mengajak semua komponen, baik pemerintah, LSM, petani, tokoh masyarakat untuk mendukung PT GMM. Bagi yang menentang, untuk segera sadar dan segera bergabung mendukung berdirinya PT GMM, bagi yang menolak adalah penentang kesejahteraan rakyat,’’ tegasnya, Sabtu (24/3).
Aris Subandono yang juga warga Kecamatan Todanan menyatakan dalam perspektif kesejahteraan rakyat, ada tiga syarat pokok kemajuan suatu daerah. Yaitu adanya modal atau investasi yang masuk, adanya teknologi dan informasi (TI), dan berkembangnya sumber daya manusia (SDM) di daerah tersebut. ‘’Pendirian pabrik gula di Tinapan adalah salah satu instrumen bagi masuknya tiga syarat pokok tersebut,’’ katanya.
Lebih lanjut dia menjelaskan di Blora bagian timur ada potensi minyak dan gas (migas) yaitu di Cepu, Sambong, dan Kedungtuban, maka perekonomian masyarakatnya terangkat dengan sendirinya. ‘’Sementara apa yang bisa dijadikan instrumen bagi kemajuan masyarakat yang tinggal di Blora bagian barat?,’’ tanyanya.
Menurutnya salah satu jawabannya adalah pembangunan pabrik gula yang akan mendongkrak perekonomian masyarakat minimal di Todanan, Kunduran, Japah, dan Ngawen. Menurut Aris dengan adanya pabrik gula maka sedikitnya akan ada 700 tenaga kerja yang bekerja di pabrik.
Dia menyebutkan saat ini ada 2500 hektar lahan tebu di Blora. Jika tiap hektar membutuhkan empat pekerja per hektar, maka sudah ada 10 ribu tenaga kerja. Padahal ke depan areal tebu di Blora minimal harus 6 ribu hektar untuk memenuhi kebutuhan bahan baku. Aris menyebutkan dengan adanya modal, perputaran uang dalam jumlah besar maka akan menimbulkan multiplier effect yang luar biasa.
( Abdul Muiz / CN34 / JBSM )