panel header


KEGEDHEN EMPYAK KURANG CAGAK
Banyak Pengeluaran, Kurang Penghasilan
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
23 Maret 2012 | 10:10 wib
Digagas, Pembentukan Komunitas Desa Tebu Blora

 

BLORA, suaramerdeka.com - Guna mendukung ketersediaan pasokan bahan baku tebu untuk pabrik gula PT Gendhis Multi Manis (GMM), akan dibentuk komunitas desa tebu (Kosate). Gagasan tersebut dikemukakan Direktur Utama PT GMM, Kamajaya. Bupati Djoko Nugroho pun mendukung penuh gagasan tersebut.

Bupati meminta para camat, kades dan luruh untuk segera menyosialisasikan rencana pembentukan Kosate tersebut kepada warganya masing-masing. Apalagi berdasarkan laporan yang diterima bupati, kapasitas awal produksi pabrik gula PT GMM diubah dari rencana awal 4.000 TCD naik menjadi 6.000 TCD.

"Karena itu perlu bahan baku tebu dengan jumlah yang memadai. Setidaknya nanti ratusan bahkan ribuan truk pengangkut tebu akan memasok tebu di pabrik gula di Tinapan," ujarnya, Jumat (23/3).

Gagasan pembentukan Kosate dikemukakan Kamajaya saat Silaturahmi Gubernur Jateng H Bibit Waluyo dengan para dinas dan
instansi, camat, kepala desa dan lurah se Blora di Desa Tinapan Kecamatan Todanan, belum lama ini.

Pemilihan nama Kosate bukan tanpa sebab. Kamajaya menuturkan Blora selama ini dikenal dengan satenya. Menurutnya ketika menyebut nama Blora, orang lain pun akan menghubungkannya dengan makanan khas sate ayam. Begitu pula saat nama Kosate diperkenalkan kepala menteri pertanian.

Kamajaya menyatakan menteri pertanian langsung merespon dan mendukung penggunaan nama Kosate dan menginginkan untuk segera diwujudkan. "Launching komunitas desa tebu akan dilakukan dalam waktu dekat ini. Kami mohon dukungan semua pihak," ujar Kamajaya.

Lebih lanjut Kamajaya menjelaskan dalam Kosate setiap desa diharapkan membudidayakan tanaman tebu seluas 20.000 hektare. Lahan tebu tersebut akan menjadi stimulus untuk setiap desa dan kelurahan di Blora yang jumlahnya mencapai 295 desa dan kelurahan.

Tak hanya tebu dari Blora, sejumlah petani tebu dari Grobogan, Rembang siap memasok kebutuhan tebu untuk pabrik gula PT GMM. "Bahkan tebu dari Sragen akan masuk ke Tinapan. Sudah ada kelompok tani dari Sragen yang menyatakan kesiapannya kepada kami," kata Kamajaya.

( Abdul Muiz / CN26 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 12162
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 12873
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 12663
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 14974
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 12243
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER