panel header


AMBEG PRAMA ARTA
Memberikan Prioritas Pada Hal-hal Yang Mulia
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
13 Maret 2012 | 23:50 wib
Penjualan Lesu, Vendor Elektronik Gelar Pameran

SEMARANG, suaramerdeka.com - Memasuki awal tahun ini, penjualan elektronik sempat lesu turun sampai 20% dibanding tahun lalu. Untuk menggairahkan kembali penjualan, sejumlah vendor elektronik bakal menggelar pameran.

Direktur Atlanta Elektronik Santoso Kurniadi menuturkan, penjualan elektronik mengalami penurunan cukup signifikan. Utamanya untuk produk Air Conditioner (AC) dan kulkas. Musim penghujan yang turun belakangan ini, kata dia, membuat masyarakat enggan membeli produk elektronik tersebut. Sementara penjualan produk televisi Liquid Crystal Display (LCD) dan Light Emitting Diode (LED) masih stabil.

Sebagai salah satu ritel elektronik terbesar di Semarang, Atlanta Elektronik akan mengadakan pameran bertajuk ''Pameran Elektronik Spektakuler Hot Price Sale'' pada 21 Maret-3 April mendatang di Java Supermall Semarang. Sekitar 18 vendor dari beberapa merek elektronik ternama turut meramaikan pameran. Mereka memamerkan line up produk terbaru seperti televisi LCD-LED, AC, kulkas, mesin cuci dan peralatan rumah tangga lainnya untuk menarik pengunjung.

''Diharapkan dengan pameran ini dapat meningkatkan penjualan mereka yang sempat menurun di awal tahun ini,'' katanya saat ditemui di kantornya Atlanta Elektronik Jalan MT Haryono 540 Semarang.

Ditanya mengenai rencana pemerintah yang akan menaikkan BBM, Santoso mengaku masih akan optimistis penjualan elektronik masih akan cerah. ''Saat terjadi krisis moneter di Indonesia pada 1997-1998, imbas dari krismon tersebut diikuti melambungnya harga elektronik sampai tiga kali lipat. Penjualan pun sempat turun namun berangsur bergairah kembali. Harga elektronik yang semula naik justru semakin turun diikuti tingginya daya beli konsumen,'' papar dia.

Saat ini, beberapa vendor mulai menaikkan harga jual sekitar 5-10%. Menurut Santoso, mereka sengaja menaikkan harga karena stok produk elektronik yang lama sudah habis. Sementara untuk memenuhi permintaan, mereka mulai memproduksi barang baru tentunya dengan harga baru pula. ''Saya optimistis penjualan elektronik di tahun ini cukup bagus meningkat sampai 20-30% dibanding tahun lalu meskipun di awal April ini terjadi kenaikan harga BBM,'' terang dia.

( Fista Novianti / CN34 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 13078
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 13807
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 13580
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 15962
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 13149
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER