panel header


DHUWUR WEKASANE, ENDHEK WIWITANE
Akhirnya Mulia, yang semula sederhana
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
25 Februari 2012 | 21:04 wib
Garap Mobil Esemka, Ini Tiga Usulan Dahlan Iskan Pada Mendikbud
image

LIHAT MOBIL: Menteri Negara BUMN, Dahlan Iskan melihat beberapa mobil nasional yang dipamerkan pada Simposium Mobil Nasional yang dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). (suaramerdeka.com/Hanung Soekendro)

SOLO, suaramerdeka.com - Menteri Negara BUMN, Dahlan Iskan, mengatakan telah menyempaikan setidaknya tiga usulan pada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Mohammad Nuh. Usulan ini menyangkut upaya penggarapan mobil esemka menjadi mobil nasional.

Usulan pertama adalah pembelian mesin pres agar pembuatan mobil kedepannya bisa lebih cepat. Mesin ini juga diberikan di semua SMK yang ikut dalam produksi mobil. Kedua, segera diadakan pameran mobil nasional dan yang terakhir adalah mengenai proses mengurus Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) mobil-mobil yang diproduksi oleh anak-anak SMK. Tujuannya agar segera bisa dipasarkan.

"Mendikbud setuju untuk dianggarkan pembelian mesin pres. Pameran juga segera diadakan di Jakarta," kata Dahlan dalam Simposium Mobil Nasional yang dilaksanakan di Auditorium M Djazman Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu (25/2).

Dahlan mengatakan kualitas mobil esemka harus terus ditingkatkan, terlebih dalam produksinya perlu ada industri-industri yang  mendukungnya. "Saya sudah mencobanya. Saya pakai ngepot-ngepot sudah oke," ujarnya sambil tertawa kecil.

Sementara itu, Direktur Pembinaan SMK, Joko Sutrisno, mengatakan saat ini sekitar 5.000 SMK di indonesia memiliki jurusan otomotif. Ini dianggap sebagai peluang yang luar biasa untuk pengembangan industri manufaktur di dalam negeri. Bahakan saat ini sudah ada lebih dari 2.000 pemesan mobil nasional yang berwujud mini truck. "Dalam pembuatannya, tidak perlu pabrik yang besar. Masing-masig SMK menghasilkan komponen dan bisa dirakit. Bahkan saat mereka lulus bisa mendirikan pabrik kecil-kecilan (home industri)," ujarnya.

( Hanung Soekendro / CN32 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
27 Mei 2012 | 16:00 wib
Dibaca: 29
image
27 Mei 2012 | 15:50 wib
Dibaca: 85
27 Mei 2012 | 15:40 wib
Dibaca: 87
27 Mei 2012 | 15:19 wib
Dibaca: 224
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER