
PALEMBANG, suaramerdeka.com - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin mengatakan, provinsi Sumatera Selatan akan membangun sebuah pabrik ban yang nantinya akan diekspor ke China. Menurutnya, pembangunan pabrik ban adalah suatu pilihan yang tepat mengingat besarnya potensi hasil karet di Sumsel.
"Produksi karet di Sumsel sebesar 1,2 juta ton per tahun, sangat potensial jika kita bisa mengolah karet tersebut menjadi ban jadi" kata dia, Sabtu (25/2).
Diyakini Alex, produksi Sumsel akan bisa menembus pasar China dan tidak khawatir jika nanti China akan menyaingi produk Sumsel. "China tidak punya kebun karet, sehingga Sumsel tidak perlu takut tersaingi produk dari China," kata Alex.
Menurut dia, pembangunan pabrik ban tersebut bukan untuk pabrik ban otomotif melainkan, akan dikhususkan pada produksi ban peralatan angkutan. Selain itu Alex menyampaikan bahwa pembangunan pabrik ban itu bertujuan untuk mengurangi jumlah pengangguran di Sumsel.
"Prioritas kami selain pada bidang pendidikan dan kesehatan, juga mengurangi jumlah pengangguran di Sumsel," kata dia pula.
Alex membutuhkan peran serta semua pihak untuk mendukung program pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran di daerahnya ini. Dirinya yakin, Sumsel akan semakin maju dengan terus memprioritaskan pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan, dan tenaga kerja.
( Ant / CN26 )