panel header


NABOK NYILIH TANGAN
Memanfaatkan Orang Untuk Melakukan Sesuatu
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
25 Februari 2012 | 08:37 wib
Bulog Akan Maksimalkan Penyerapan Beras dari Petani

JAKARTA, suaramerdeka.com - Perum Bulog menjanjikan secara maksimal terkait penyerapan beras petani. Hal itu menyusul penetapan Instruksi Presiden (Inpres) tentang kenaikan HPP (harga pembelian pemerintah) untuk beras dan gabah, yakni Rp 6.600 per kilogram.

"Jelas kami akan serap dengan maksimal, namun yang menjadi persoalan bukan di HPP saja," kata Direktur Utama Perum Bulog Sutarto Alimoeso ketika dihubungi, Jumat (24/2).

Menurutnya Bulog menjadikan HPP yang telah ditetapkan pemerintah itu sebagai senjata untuk menyerap beras petani. Namun yang lebih penting adalah produksi padi karena dijadikan patokan apakah perlu mengimpor beras atau tidak.

"Kata kunci jelas di produksi, tapi itu bagian kami tapi di Kementerian Pertanian. Kami hanya menyerap beras petani," lanjut Sutarto yang pernah menjabat sebagai Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian ini.

Dikatakan, sejumlah strategi juga telah disiapkan jajarannya agar penyerapan beras petani dapat maksimal. Diantaranya dengan bekerja sama dengan pemerintah daerah guna mengetahui data waktu panen dan volume hasil panen.

Terkait target penyerapan dengan HPP baru ini, Sutarto menegaskan sejak awal Bulog sudah komitmen untuk tahun ini akan menyediakan beras sekitar 5,7 juta ton-6,2 juta ton. Rinciannya, untuk menyalurkan raskin dan penyediaan golongan dibutuhkan beras sebanyak 3,7 juta ton beras dan komersial 500 ribu ton beras.

Kemudian di akhir tahun Bulog juga harus menyediakan stok sebanyak 1,5 juta ton-2 juta ton beras. Namun, jumlah ini dikurangi dengan stok awal dan pengadaan Bulog yang berasal dari impor yang masih berada di jalan sebesar 1,3 juta ton.

"Jadi kami harus menyediakan beras itu sekitar 4,9 juta ton-4,4 juta ton. Ini sudah termasuk komersial sebesar 500 ribu, sehingga public service obligation (PSO) itu sebesar 4,2 juta ton-3,9 juta ton," katanya.

( MIOL / CN26 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
27 Mei 2012 | 16:00 wib
Dibaca: 26
image
27 Mei 2012 | 15:50 wib
Dibaca: 83
27 Mei 2012 | 15:40 wib
Dibaca: 84
27 Mei 2012 | 15:19 wib
Dibaca: 217
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER