panel header


NABOK NYILIH TANGAN
Memanfaatkan Orang Untuk Melakukan Sesuatu
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
24 Februari 2012 | 11:53 wib
Moratorium Haji, Semua Pihak Diminta Berfikir Komprehensif

SIDOARJO, suaramerdeka.com - Maraknya usulan agar dilakukan moratorium pendaftaran haji, serta harus dilakukannya sistem buka tutup pendaftaran haji, dinilai Menteri Agama (Menag) H Suryadharma Ali, adalah suatu yang wajar. Namun Menag mengajak semua pihak berpikir komprehensif dalam menyikapi hal tersebut.

"Wajar muncul pendapat berbeda. Saya mengajak semua pihak berpikir komprehensif, dalam arti jangan dari satu aspek saja. Bila kita lihat dari aspek agama dalam hal ini niat, maka sudah ada pemahaman yang lain," kata Menag kepada suaramerdeka.com di VIP Room Bandara Djuanda, Sidoarjo, siang ini (24/2).

Menurut Menag, orang yang berniat haji sudah berpahala, namun tentu berbeda kualitasnya dengan yang berniat dan menguatkan niatnya dengan mendaftar haji. Selain itu, perlu juga dilihat dari aspek manfaat bagi semua jamaah, dengan penggunaan manfaat dari setoran awal yang terkumpul.

"Di bank syariah, bunga itu kan tidak ada, yang ada manfaat. Dengan adanya manfaat yang begitu besar, maka calon haji kita justru memperoleh keringanan. Mereka tidak lagi membayar pembuatan paspor, membayar sepenuhnya General Service, membayar asuransi, membayar uang makan di Jeddah, Madinah dan Arofah Mina, serta membayar selisih harga pondokan yang riil disana," papar pria Betawi-Sunda tersebut.

Lebih lanjut menurut dia, General Service di Arab Saudi seharusnya dibayar 270 Dolar AS, dengan adanya manfaat, maka jamaah kita hanya membayar 100 Dolar AS. Jemaah nantinya tak perlu lagi membayar selisih uang sewa pondokkan di Arab Saudi, yang secara riil mencapai 3.500 sampai 4.000 Riyal per jamaah, sementara plafon per jemaah hanya 3150 Riyal.

"Juga tak perlu lagi bayar paspor Rp 250 ribu, asuransi Rp 100 ribu. Juga membayar uang makan di Madinah, Jedah, Arofah Mina. Kalau sudah tidak ada lagi manfaat dari simpanan, ya beban yang harus dibayarkan jemaah bertambah besar jadinya," terangnya.

( Hartono Harimurti / CN33 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
27 Mei 2012 | 16:00 wib
Dibaca: 21
image
27 Mei 2012 | 15:50 wib
Dibaca: 70
27 Mei 2012 | 15:40 wib
Dibaca: 78
27 Mei 2012 | 15:19 wib
Dibaca: 203
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER