
MUKOMUKO, suaramerdeka.com - Aksi demonstrasi ratusan warga eks transmigran SP VI di depan kantor bupati Mukomuko, Bengkulu, Jumat (24/2) diwarnai kericuhan.
Dalam aksinya, warga menuntut agar tanah desa yang dikuasai pribadi dikembalikan. Aksi saling dorong pun tak terelakkan ketika warga memaksa masuk menemui bupati.
Tidak berhasil menemui bupati, massa kemudian bergerak menuju kantor DPRD, di mana para wakil rakyat tengah menggelar sidang paripurna istimewa.
Upaya mereka kembali terhalang oleh aparat keamanan hingga akhirnya terjadi saling pukul.
( Ant / CN33 )