
WASHINGTON, suaramerdeka.com - Tujuh marinir AS tewas ketika dua helikopter bertabrakan di perbatasan Arizona-California dalam latihan, Kamis (23/2). Prajurit yang tewas berasal dari satuan Sayap Pesawat Marinir III yang bermarkas di Miramar di California selatan.
Dua helikopter celaka itu adalah helikopter serang AH-1W "Super Cobra" dan helikopter angkut UH-1Y "Huey". Korp Marinir AS mengatakan, kecelakaan itu terjadi saat melakukan latihan rutin operasi pelatihan rutin pada Rabu malam.
"Pesawat AH-1W 'Cobra' dan pesawat UH-1Y 'Huey' sedang melakukan operasi latihan rutin ketika bertabrakan sekitar pukul 20.00 (Kamis pukul 10.00 WIB)," kata Letnan Pertama, Maureen Dooley, juru bicara Korps Marinir.
Enam dari tujuh marinir yang tewas dalam kecelakaan itu berasal dari Kamp Pendleton, dan satu dari Yuma. Pihak berwenang sedang menyelidiki tabrakan itu. "Kita tidak akan tahu persis penyebab kecelakaan sampai penyelidikan selesai, dan kita tidak bisa membuat asumsi saat ini," tambahnya.
Dia mengatakan, para marinir ini menggelar latihan untuk persiapan operasi di Afganistan. Otoritas setempat tidak mengungkapkan identitas marinir yang tewas itu sebelum keluarga mereka diberitahu.
Kecelakaan ini merupakan yang terakhir dari serangkaian musibah yang dialami satuan Sayap Pesawat Marinir III. Dua marinir tewas pada September ketika helikopter mereka jatuh selama latihan di Camp Pendleton, sebelah utara San Diego yang mengakibatkan kebakaran semak-semak.
( RED , Diantika PW / CN27 / JBSM )