
KLINIK: Penari Amsterdam Reut Gaswan saat memberi klinik tari untuk para anggota sanmggar tari di Semarang Rabu (222) kemarin. (suaramerdeka.com / Bambang Isti)
SEMARANG, suaramerdeka.com - Kelompok tari asal Amsterdam, Belanda Leine Roebana Dance Company, malam ini, Kamis (23/2), melakukan pentas ke limanya di Auditorium RRI Semarang, mulai pukul 19.30 WIB. Menampilkan repertoar tarian kontemporer yang ber-basic dua konsep yang berbeda,
Leine Roebana Dance Company, menampilkan beberapa pemain yang merupakan kolaborasi dari beberapa penari dari Belanda, Solo dan personel grup Gamelan Ensembel Kyai Fatahillah Bandung. Beberapa penari asal Solo antara lain Agus Mbendhol Margiyanto, Boby Ari Setyawan dan Sandhidea Narpati. Sedangkan dari Belanda ada beberapa nama seperi Reut Gaswang dan Euri Genio.
"Kelompok ini menawarkan dua konsep dan vocabulary yang berbeda, tapi bagaimana dua kutub yang berbeda itu bisa bersinergi dalam sebuah tatanan tari kontemporer dan menjadi indah itulah mengapa kami bergabung dengan Leine," kata Sandhidea beralasan.
Basic balet klasik dipadukan dengan gerak gagahan tipikal tari Jawa, menjadi bagian yang tak terpisahkan. "Maka jadilah sebuah eksplorasi gerakan tari yang indah," lanjut Sandhidea.
Penampilannya di Semarang merupakan pertunjukan ke-5 dari beberapa kota yang disinggahi grup tari kontemporer moderen ini. Yakni Jakarta (8-9/2), Bandung (12/2), Surakarta (16/2), Jogjakarta (20/2), Suranaya (26/2) dan Jakarta (1/2).
( Bambang Isti / CN27 / JBSM )