
DENPASAR, suaramerdeka.com - Lapas Krobokan masih dalam suasana tegang usai rusuh lagi pagi tadi yang membuat 500 personel keamanan disiagakan. Pagi ini, seluruh narapidana mendapat kiriman nasi bungkus yang jumlahnya mencapai 1.020 bungkus dan diantar oleh beberapa orang dengan diangkut mobil pick up.
Nasi diletakkan di depan pintu samping LP Kerobokan yang terbuka setelah hangus terbakar. Jatah nasi bungkus ini akan dibagikan kepada 1.015 narapidana dan tahanan yang menghuni LP Kerobokan.
Nasi bungkus menjadi alternatif karena aktivitas di dalam LP Kerobokan belum normal, terutama dapur, belum bisa digunakan untuk menyiapkan makanan.
"Nasi dibagikan sebanyak tiga kali sehari, pagi, siang, dan sore," kata seorang petugas LP dari balik puing bangunan yang hangus terbakar.
Nasi bungkus ini, porsinya tidak begitu besar. "Cukuplah untuk santapan pagi," katanya.
Pada saat ini sebanyak 500 pasukan terdiri petugas dari Brimob, TNI, Polda Bali, Polres Badung, dan Polresta Denpasar, berjaga di depan LP Kerobokan. Aparat telah berjaga sejak semalam hingga pagi ini.
( dtc / CN32 )