
AMBON, suaramerdeka.com - Gempa bumi tektonik berkekuatan 6,1 pada skala Richter, Rabu (22/2) pukul 17.45 WIB mengguncang Kabupaten Maluku Tenggara.
Kepala Stasiun Geofisika Ambon Benny Sipolo mengatakan, lokasi gempa berada pada 5,21 Lintang Selatan dan 133,58 Bujur Timur atau 98 kilometer arah timur laut Kabupaten Maluku Tenggara.
Gempa dengan kedalaman 14 km di bawah permukaan laut tersebut tidak menimbulkan tsunami. "Gempanya tidak menimbulkan gelombang pasang (tsunami)," tegasnya.
Benny menambahkan, pihaknya intensif memantau perkembangan gempa, mengingat wilayah Maluku Tenggara merupakan daerah rawan gempa. Hampir setiap hari gempa dengan intensitas 2-3 SR terjadi di sejumlah daerah itu.
Menurut Sipolo, Provinsi Maluku merupakan salah satu daerah rawan gempa dan tsunami karena terletak pada pertemuan tiga lempeng besar, yakni Pasifik, Indo Australia, dan Eurasia.
Lempeng Indo Australia masuk ke bawah Eurasia bertemu dengan Lempeng Pasifik sehingga mengakibatkan patahan yang tidak beraturan.
( Ant / CN33 )