
DIALOG: Sesi berdialog antara para penari dengan para pelatihnya. (suaramerdeka.com/ Bambang Isti)
SEMARANG, suaramerdeka.com - Keberuntungan menyambangi para penari pemula dari berbagai sanggar tari di Semarang dan mahasiswa yang tergabung di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Undip dan Unnes. Hari Rabu (22/2), para penari itu bisa mengikuti workshop cuma-cuma tentang tarian kontemporer.
Bertempat di gedung kesenian Sobokarti, jalan dr Cipto Semarang, para pemainat tari ini diberi palatihan singkat tari komtemporer yang penggalan dari satu repertoar pertunjukan.
Pemberi pelatihan adalah para anggota Leine Roebana Dance Company asal Amsterdam, Belanda. Kelompok tari kontemporer ini tengah menyelenggarakan tur pertunjukan ke beberapa kota di Indonesia, seperti Jakarta, Semarang dan Surabaya.
Reut Gaswang, salah satu pelatih mengaku senang melatih para peserta yang sudah memiliki basic tari kuat. "Mereka sangat antusias dan saya ikut bersemangat, fantastik," kata Reut Gaswang yang menggabungkan dasar balet dan tari Jawa klasik. Sandhidea, pelatih yang lain mengatakan, konsep pelatiha ini mengambil penggalan repertoar yang akan ditampilkan dalam pertunjukan besok malam di Semarang. "Ada penggabungan unsur gagahan dan tari balet klasik," kata Sandhidea.
Para pelatih dengan grupnya, Kamis (23/2) akan mengadakan pertunjukan di Auditorium RRI Semarang dalam "Gosht Track Indonesian Tour".
( Bambang Isti / CN27 / JBSM )