
DENPASAR, suaramerdeka.com - Kerusuhan yang di ikuti aksi pembakaran terjadi di dalam Lapas Kerobokan, Denpasar, Bali. Aksi itu dilakukan oleh para Napi. Selasa (21/2) sekitar pukul 22.30 Wita.
Tiga unit mobil pemadam kebakaran dan dua water canon dikerahkan untuk mengatasi kebakaran di lapas untuk memadamakan api, namun upaya tersebut mendapat perlawanan dari penghuni LP.
Untuk mengendalikan situasi, Polisi melakukan tindakan pengamanan dengan mengerahkan anggota dari satuan Brimob, Dalmas Polda dan Dalmas Polresta.
Dalam laman resmi Polri menyebutkan lebih dari 50 personil TNI Korem 163 Denpasar, juga bersiaga dengan senjata laras panjang. sampai saat ini personil masih siaga di Lapas Kerobokan.
Tempat yang dibakar Napi adalah ruangan Kepala Lapas Kerobokan dan stafnya. Polres Badung yang memperoleh laporan dari lapas Kerobokan selanjutnya mendatangi lokasi.
( RED , Rifki / CN34 / JBSM )