panel header


KEGEDHEN EMPYAK KURANG CAGAK
Banyak Pengeluaran, Kurang Penghasilan
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
21 Februari 2012 | 12:48 wib
Penderita Gizi Buruk Tidak Hanya Keluarga Miskin

 

SLEMAN, suaramerdeka.com - Ekonomi keluarga yang rendah, tidak selalu menjadi faktor pemicu balita mengalami kekurangan gizi. Berdasar data di Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman, sebagian penderita gizi buruk justru berasal dari kalangan keluarga ekonomi mapan.

"Tidak semua penderita adalah keluarga miskin. Ada juga dari kalangan ekonomi mapan," kata Kepala Dinkes Sleman Mafilindati Nurani, Selasa (21/2).

Kasus semacam ini biasanya disebabkan kesibukan orangtua bekerja, serta tidak adanya penerapan pola gizi pada anak. Untuk mengatasi gizi buruk, jelas dia, keluarga harus memahami pentingnya sadar gizi. Salah satunya melalui pemberian air susu ibu pada bayi hingga usia enam bulan. "ASI bisa memberi kekebalan pada bayi. Setelah umur enam bulan, baru anak diberi makanan tambahan," ujarnya.

Disinggung mengenai upaya Pemkab, dia mengatakan ada beberapa program yang telah diterapkan. Diantaranya pemberian bantuan makanan tambahan kepada balita dan ibu hamil, serta audit gizi buruk yang dilakukan antar puskesmas.

Kegiatan audit ini dilaksanakan dengan mendatangkan narasumber ahli, sehingga bisa didapat cara yang tepat untuk menangani penderita gizi buruk. "Penanganan ini tidak sebatas pola asuh, tapi juga kelainan tumbuh kembang. Upaya ini akan terus kami lakukan, karena terbukti cukup efektif menekan jumlah penderita," imbuhnya.

Pada 2010, jumlah balita pengidap gizi buruk ditinjau dari indikator berat badan mencapai 388 anak. Tahun berikutnya, angka tersebut turun menjadi 308 anak. Sedangkan dari tinjauan tinggi badan, pada 2010 terdata 115 anak. Di akhir 2011, jumlahnya berkurang menjadi 87 anak.

 

( Amelia Hapsari / CN27 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
27 Mei 2012 | 15:19 wib
Dibaca: 138
27 Mei 2012 | 15:09 wib
Dibaca: 102
27 Mei 2012 | 14:59 wib
Dibaca: 107
27 Mei 2012 | 14:40 wib
Dibaca: 119
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER