
SEMARANG, suaramerdeka.com - Universitas Negeri Semarang (Unnes) akan memprioritaskan penyaluran beasiswa bidik misi melalui seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) jalur undangan. Pada tahun 2012 ini Unnes akan menyalurkan sedikitnya 1.450 beasiswa bidik misi bagi mahasiswa baru.
Rektor Unnes Prof Sudijono Sastroatmodjo mengatakan, Kemendikbud akan memberi jatah beasiswa bidik misi kepada Unnes kepada 1.450 mahasiswa. Hal itu berdasarkan daftar kuota bidik misi yang dikeluarkan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ditjen Dikti Kemendikbud.
"Jumlah ini tergolong lebih banyak dibandingkan dengan PTN lain. Bahkan masih dimungkinkan bertambah, karena kami sedang mengajukan permintaan tambahan," katanya, Minggu (19/2).
Untuk Jawa Tengah, Unnes merupakan perguruan tinggi negeri (PTN) dengan kuota terbanyak menerima beasiswa tersebut, kemudian Universitas Diponegoro (Undip) memperoleh kepercayaan menyalurkan 500. Lalu, Universitas Jenderal Soedirman 450 beasiswa, Universitas Sebelas Maret 500 beasiswa, dan Institut Seni Indonesia Surakarta 75 beasiswa.
Secara nasional Kemendibud akan mengucurkan 30.000 paket beasiswa bidik misi bagi mahasiswa kurang mampu di tahun 2012 ini di seluruh PTN Indonesia. Beasiswa diberikan sebesar Rp 6 juta per semester selama empat tahun studi dan penerima akan mendapat biaya hidup Rp 600 ribu per bulan.
"Dapat digolongkan tidak mampu secara ekonomi jika pendapatan gabungan orang tua tidak lebih dari Rp 3 juta atau pendapatan per kapita tanggungan kurang dari Rp600 ribu. Semua itu antara lain bisa dibuktikan dengan surat keterangan tidak mampu, rekening listrik, air, dan/atau telepon. Juga diperkuat dengan foto kondisi rumah tinggal," ujar Sudijono.
Adapun, yang dimaksud berprestasi akademik baik adalah berada pada persentase tertentu prestasi terbaik di sekolah sebagaimana ketentuan SNMPTN Jalur Undangan.
( Anggun Puspita / CN26 / JBSM )