panel header


AMBEG PRAMA ARTA
Memberikan Prioritas Pada Hal-hal Yang Mulia
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
18 Februari 2012 | 20:10 wib
Pelarian 35 Imigran Gelap
Polres Bantul Telusuri Keterlibatan Oknum TNI

 

BANTUL, suaramerdeka.com - Polisi belum berani memastikan tiga fasilitator pelarian 35 imigran gelap asal Afganistan, Iraq dan Iran oknum TNI atau tidak. Sebab, ketiganya berhasil meloloskan diri dari dari sergapan petugas Polres Bantul.

Untuk mengamankan ke 35 imigran asal Timur Tengah tersebut, maka pihak kepolisian telah menitipkan ke Lembaga Pemasyarakatan (LP) Pajangan, Kabupaten Bantul. "Kami belum bisa memastikan ketiga fasilitaor itu oknum TNI atau tidak, karena berhasil kabur,'' kata AKP Alal Prasetya, Kasat Reskrim Polres Bantul, Sabtu (18/2).

Lebih lanjut AKP Alaal Prasetya mengatakan, sampau saat ini pihaknya masih belum dapat menyimpulkan keterangan dari tiga orang sopir minibus yang digunakan mengangkut para imigran gelap tersebut dari Kelapa Gading Jakarta menuju pantai Samas Sri Gading Sanden.

Menurut mereka baik pengemudi bus maupun saksi ada tiga orang menggunakan jaket hitam, dan mereka yakin ketiga orang tersebut adalah oknum TNI. Namun sejauh ini, pihaknya belum berani memastikan karena ketiganya berhasil lolos.

Saat ini, ketiga sopir minibus nopol B 7520 IC, B 7156 BQ dan B 7359 ST dari Jakarta itu masih berstatus sebagai saksi. "Sementara ini mereka (ketiga sopir) masih sebagai saksi. Ketiganya sudah kami mintai keterangan," tambahnya.

Sementara itu, pengemudi mobil Avanza nopol AB 1918 FC, Agus yang belakangan diketahui bernama Sigit warga Nanggulan Kulonprogo tutut digeret ke Mapolres Bantul. Namun, usai menjalani pemeriksaan, ia dilepas karena masih berstatus sebagai saksi.

Menurut Wira, salah satu sopir mini bus, sebelum memasuki wilayah Bantul rombongan imigran dijemput oleh sebuah mobil Avanza, kemudian mereka mengikutinya hingga pantai Samas. "Mobil itu sudah menunggu di salah satu perempatan di daerah Kulonprogo," ujarnya.

Hingga malam ini nasib ke 35 imigran gelap asal Timur Tengah masih terkatung-katung. Para imigran gelap ini mendekam di blok C sampai ada kejelasan penempatan dari kantor imigrasi DIY. "Kami belum tahu, sampai kapan. Karena kami hanya dititipi," kata Seksi pelayanan Tahanan Lembaga Pemsyarakatan (LP) Pajangan, Sirwan, Sabtu (18/2).

( Sugiarto / CN26 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
27 Mei 2012 | 15:19 wib
Dibaca: 118
27 Mei 2012 | 15:09 wib
Dibaca: 97
27 Mei 2012 | 14:59 wib
Dibaca: 102
27 Mei 2012 | 14:40 wib
Dibaca: 114
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER