panel header


KEGEDHEN EMPYAK KURANG CAGAK
Banyak Pengeluaran, Kurang Penghasilan
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
18 Februari 2012 | 18:07 wib
Pementasan Budaya Hidup I
Aktivis Jepang Kesengsem Tari Tayub
image

IKUT NGIBING: Miyuki Kawai (23), mahasiswa semester 4 Hokkaido University tertarik untuk ikut menari dalam pementasan tari Tayub bertajuk 'Pementasan Budaya Hidup I' di aula Museum Ranggawarsita Semarang, Sabtu (18/2). (suaramerdeka

Saben dino mung ngalamun
Jroning sepi, sepi samun
Amung tansah kadulu
Wewayanganku duh nimas wong ayu
Linali tan biso lali
Soyo angrerujit ati
Lelewane cah manis
Amung kumantil ing panduking netro...

POTONGAN lirik tembang Imbangono Tresnaku ciptaan Ki Susilo Tengkleng terdengar apik dinyayikan beberapa penari tayub. Tabuhan gendang sebagai pertanda masuknya penari pun seolah-olah bak gayung bersambut, satu demi satu penonton yang memadati aula Museum Ranggawarsita diajak menari berpasangan bersama empat penari tayub dari Kabupaten Grobongan.

Dari keempat penonton yang menari, ada satu penari dadakan yang terlihat canggung mengikuti gerak langkah irama. Setelah menari satu lagu, dia pun terlihat kembali naik untuk menari lagi.

"Ini kali pertama saya menari. Susah juga mengikuti gerak penari, namun menurut saya menari Tayub sangat menyenangkan," kata Miyuki Kawai (23), mahasiswa semester 4 Hokkaido University ketika ditanya kesannya usai menari.

Aktivis seni asal Jepang ini dibantu penerjemah mengatakan, selama dua pekan berada di Jawa Tengah nantinya akan mengunjungi beberapa tempat wisata seperti Borobudur dan pusat kerajinan yang ada di Kota Semarang. Menurutnya, Jawa Tengah kaya akan seni dan budaya yang tidak dipunyai bangsa lain.

Pihak Museum Ranggawarsita sendiri sengaja menggelar pentas tayub dalam tajuk "Pementasan Budaya Hidup I" untuk menggalakkan potensi seni di daerah.

Hal tersebut dikemukakan Staf Pengkajian dan Pelestarian Museum Ranggawarsita Budi Santoso. Menurutnya, menjelang Visit Jateng Year 2013 pihaknya akan menggelar seni pertunjukan di museum yang diresmikan 5 Juli 1989 tersebut.

"Kali ini kami mengundang kesenian tayub dari Kabupaten Grobogan dengan iringan atau niaga dari Madya Laras," tuturnya.

( Ranin Agung / CN33 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
27 Mei 2012 | 15:19 wib
Dibaca: 117
27 Mei 2012 | 15:09 wib
Dibaca: 96
27 Mei 2012 | 14:59 wib
Dibaca: 102
27 Mei 2012 | 14:40 wib
Dibaca: 114
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER