panel header


CRAH AGAWE BUBRAH
Bercerai Kita Runtuh
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
17 Februari 2012 | 16:04 wib
8.000 Ibu Meninggal Saat Melahirkan


KEBUMEN, suaramerdeka.com -
Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan terus menekan angka kematian ibu dan bayi. Pasalnya, secara nasional angka kematian ibu dan bayi masih tinggi.

Dirjen Bina Gizi dan KIA Kemenkes RI, DR dr Slamet Riyadi Yuwono DTM & H MARS tahun 2010 kematian balita mencapai 44 per 1000 kelahiran hidup. Sedangkan Angka Kematian Bayi (AKB) sebanyak 34 per 1000 kelahiran hidup. Adapun jumlah Angka Kematian Ibu (AKI) mencapai 228 per 100.000 kelahiran hidup.

"Selama 2010 di seluruh Indonesia terdapat 8.000 ibu meninggal saat melahirkan," ujar  Slamet Riyadi Yuwono peresmian Puskesmas Rawat Inap Kecamatan Alian, Kebumen, Jumat (17/2).

Bersamaan dengan itu, diserahkan bantuan sarana kesehatan berupa satu unit mobil layanan kesehatan, makanan pendamping ASI dan alat deteksi ibu hamil risiko tinggi. Satu unit mobil Ford Ranger dobel gardan itu diserahkan khusus untuk mobil operasional di Puskesmas Alian.

Tekan Kematian

Slamet Riyadi Yuwono mengatakan, dari 110 unit mobil bantuan di seluruh Indonesia sebanyak 40 unit di antaranya dobel gardan. Dari 40 unit itu, salah satunya serahkan untuk Puskesmas Alian. Dengan mobil itu diharapkan dapat dipakai untuk operasional antara lain untuk mengunjungi Posyandu.

Besarnya jumlah kematian ibu, kata dia, sama artinya dengan jatuhnya 16 pesawat. Adapun setiap pesawat berpenumpang 500 orang yang mati semua. "Untuk itulah, pemerintah terus menekan angka kematian ibu dan bayi salah satunya melalui program jaminan persalinan," ujarnya.

Bupati Buyar Winarso menyampaikan, selain meningkatkan akses pelayanan kesehatan secara fisik dari segi jarak dan geografis, pembangunan Puskesmas Rawat Inap Alian sekaligus wujud perhatian pemerintah daerah dalam mendukung tercapainya MDGs 2015 khususnya dalam menurunkan AKI dan AKB.

( Supriyanto / CN27 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
27 Mei 2012 | 15:19 wib
Dibaca: 103
27 Mei 2012 | 15:09 wib
Dibaca: 80
27 Mei 2012 | 14:59 wib
Dibaca: 92
27 Mei 2012 | 14:40 wib
Dibaca: 112
27 Mei 2012 | 14:21 wib
Dibaca: 129
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER