panel header


MANGAN ORA MANGAN NGUMPUL
Tetap Bersatu Meski Dalam Kemiskinan
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
14 Februari 2012 | 18:35 wib
Disambar Petir, Tiga Buruh Tani Tewas

 

KLATEN, suaramerdeka.com - Tiga buruh tani tewas disambar petir saat tengah bekerja memanen padi di lahan persawahan Desa Meger, Kecamatan Ceper, Selasa (14/2). Tiga korban, Riyanto (50), Purwanti (46) dan Wahyudi (30) ketiganya warga Dusun Kuncen RT 2/RW 4, Desa Kuncen, Kecamatan Ceper merupakan satu keluarga.

Menurut penuturan korban yang selamat, Sugiyanto (32) dia dan ketiga saudaranya pukul 15.30 WIB memanen padi di lahan yang berada di belakang gudang Bulog Karangwuni, Kecamatan Ceper pukul 15.30 WIB. Saat padi di lahan sudah hampir selesai dipanen, mendung menggayut di langit tetapi dia dan ketiga sudaranya tidak berteduh karena akan menyelesaikan sisa pekerjaan.

''Namun sebelum sempat turun hujan, mendadak ada petir sangat keras dan terang,'' ungkapnya, Selasa (14/2).

Sambaran petir itu sangat dahsyat sampai dia tidak bisa melihat suasana sekitarnya. Setelah petir mereda, dia kaget sebab ketiga saudaranya yang semula berdiri memanen batang padi tidak muncul lagi. Sebab curiga dia melangkah beberapa meter mendatangi ketiga korban. Saksi terhenyak sebab menyaksikan ketiganya sudah terkapar diam di lahan.

Melihat kejadian itu, dia berteriak meminta tolong ke warga sekitar. Warga yang berada di sekitar lokasi kejadian  berdatangan menolong. Ketiga korban dilarikan ke UGD RS Islam Klaten dan sebagian warga melapor ke Polsek Ceper. Namun sesampai di RSI nyawanya ketiganya tidak bisa diselamatkan.

Panen Padi

Riyanto dan Purwanti tidak mengalami luka bakar serius. Namun Wahyudi mengalami luka bakar di bagian lengan dan punggung. Petugas Polsek Ceper yang memeriksa lokasi kejadian tidak menemukan tanda mencurigakan. Di lokasi tidak ada pepohonan dan merupakan hamparan sawah serta jauh dari bangunan.

Sugiyanto mengatakan, saat kejadian dirinya berada empat meter dari ketiga saudaranya. Ketiga korban berdiri memanen padi hampir berdekatan. Dia dan ketiga saudaranya bekerja di lahan sejak pukul 07.00 WIB. Siang sempat istirahat tetapi pekerjaan dilanjutkan. Slamet, salah seorang saksi mengatakan saat diangkat dari lokasi ke mobil ketiganya sudah lemas.

Warga semula tidak yakin jika meninggal sebab lukanya tidak parah. Kapolres Klaten AKBP Kalingga Rendra Raharja melalui Kapolsek Ceper AKP Sugeng Handoko mengatakan, ketiganya dititipkan di kamar jenazah sebelum diambil keluarganya. Dari hasil penyelidikan, penyebab kematian ketiganya murni karena sambaran petir sebelum hujan.

( Achmad Hussain / CN27 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
27 Mei 2012 | 15:19 wib
Dibaca: 50
27 Mei 2012 | 15:09 wib
Dibaca: 47
27 Mei 2012 | 14:59 wib
Dibaca: 76
27 Mei 2012 | 14:40 wib
Dibaca: 91
27 Mei 2012 | 14:21 wib
Dibaca: 118
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER