
PEKALONGAN, suaramerdeka.com - Pada musim hujan seperti sekarang, warga cukup rawan terkena penyakit Inspeksi Saluran Pernafasan Atas atau sering disebut ISPA. Bahkan di antara beberapa penyakit lainnya, ISPA merupakan penyakit yang menempati rangking pertama yang diderita warga. Demikian dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan dr Dwi heri Wibawa ketika ditanya soal kerawanan penyakit yang dialami masyarakat saat musim hujan seperti saat ini.
Dijelaskan, ketika kontinuitas hujan yang cukup tinggi, udara yang ada di lingkungan menjadi lembab. Dalam kondisi lingkungan yang lembab, maka penyakit ISPA seperti demam, flu, batuk, dan sebagainya dengan cepat menyerang ke tubuh manusia. "Agar tidak terkena penyakit ini, masyarakat kami imbau untuk selalu menjaga kebersihan di rumah," tandasnya, Selasa (12/2).
Dalam hal ini, setiap pagi supaya membuka pintu dan jendela sehingga sinar matahari bisa masuk ke rumah. Kalau sudah terkena sinar matahari maka lingkungan rumah menjadi tidak lengkap. Dengan demikian, pemilik rumah diharapkan bisa terhindar dari penyakit.
Kemudian apabila warga memiliki anak di bawah lima tahun maka diminta untuk bisa merubah kebiasaan. Misalnya yang suka merokok, agar tidak melakukannya di dalam rumah. Masalahnya balita sangat rentan terhadap penyakit sehingga jika terkena asap rokok dikhawatirkan terkena salah satu jenis penyakit ISPA.
"Bagi yang suka minum dingin, sebaiknya dikurangi karena tindakan itu juga dapat mengakibatkan warga terkena penyakit tersebut," tandasnya.
Selanjutnya dr Dwi Heri menjelaskan, penyakit lain yang cukup rawan diderita masyarakat yakni gatal-gatal, khususnya yang tinggal di daerah Pekalongan Utara. Menurut dia, pemukiman di daerah itu sering terkena rob karena berdekatan dengan pantai. Bahkan apabila sering turun hujan, rumah mereka tergenang air banjir.
Karena sering tergenang air maka warga sekitar cenderung banyak yang menderita gatal-gatal pada tubuhnya. Untuk mengobati penyakit tersebut, pihaknya bekerjasama dengan masing-masing kelurahan telah menyediakan obat gatal dan oralit secara gratis. "Silahkan minta obat-obatan itu di masing-masing kelurahan jika ada yang mengeluhkan sakit gatal," katanya.
( Achid Nugroho / CN27 / JBSM )