
AMBON, suaramerdeka.com - Sedikitnya lima orang tewas dan 300 rumah terbakar dalam konflik antar warga di Maluku. Pertikaian terjadi sejak pagi tadi (11/2) antara sesama marga Salampessy di Negeri Pelauw, Kecamatan Haruku, Kabupaten Maluku Tengah.
Kabid Humas Polda Maluku, AKP Johanes Huwae yang ditemui saat meredakan konflik, mengatakan pemicu insiden ini adalah perbedaan pendapat.
"Pertikaian internal antarwarga Pelauw ini hanya dipicu oleh perbedaan pendapat untuk menentukan tanggal peresmian rumah adat Salampessy," katanya.
Untuk meredam pertikaian ini, Polda Maluku telah mengirimkan satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) di lokasi kejadian.
( Ant / CN33 )