
YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Perayaan Gunungan Garebek Sekaten kali ini agak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Kalau tahun lalu Gunungan Sekaten diperebutkan di dua tempat, masing-masing di halaman Masjid Gede, Kauman dan halaman Puro Pakualaman, tapi kali ini juga diperebutkan di Kepatihan.
Pada perayaan hajad dalem Gunungan Sekaten Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Minggu (5/2) keraton mengeluarkan tujuh gunungan. Ke tujuh gunungan tersebut, lima gunungan diperebutkan di halaman Masjid Gede, Kauman dan Puro Pakualaman serta Kepatihan, masing-masing satu gunungan.
Upacara garebek kali ini, juga lebih tertib karena sebelum didoakan massa yang sudah menanti sejak pagi sama sekali belum boleh merebutnya. Usai didoakan massa langsung berebut lima gunungan yang diletakkan di halaman Masjid Gede, Kauman.
Sehingga tidak sedikit orang terinjak-injak dan pingsan. Sedikitnya lebih dari lima orang pingsan, karena terinjak-injak saat berdesak-desakan berebut gunungan. Namun berkat siapnya petugas dan anggota PMI Kota Yogyakarta, mereka langsung bisa diselamatkan.
Prosesi keluarnya gunungan kali ini, tidak seperti biasanya. Upacara "hajad dalem" dimulai tepat pukul 10.00 WIB dengan dikawal prajurit keraton yang dipimpin "Manggalayudha" Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, GBPH H Yudaningrat adik Ngrasa Dalem Sri Sultan Hamengku Buwono X.
( Sugiarto / CN31 / JBSM )