panel header


RUKUN AGAWE SANTOSA
Bersatu Kita Teguh
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
04 Februari 2012 | 23:03 wib
Bantu Imigran Gelap, 11 WNI Ditangkap


TASIKMALAYA, suaramerdeka.com -
Sebelas warga negara Indonesia yang diduga membantu proses pemberangkatan imigran gelap menuju perairan laut Australia diperiksa Kepolisian Resor Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu (4/2).

Kapolres Tasikmalaya, AKBP Irman Sugema mengatakan sebelas orang tersebut yakni seorang sopir dan kondektur bus yang membawa 49 orang imigran gelap, tujuh orang yang mengawasi perjalanan imigran, dan dua anak buah kapal (ABK) yang membawa 47 orang imigran.

"Tujuh orang yang mengawal mereka (imigran) kondektur dan sopir bus, termasuk dua ABK, kami amankan untuk diperiksa," kata Kapolres.

Semua WNI yang terlibat dalam proses pemberangkatan imigran tersebut, kata Irman, mengaku hanya disuruh oleh pihak lain untuk mengawal dan mengantarkan imigran hingga menyeberangi lautan menuju perairan Australia.

Irman menambahkan, kini pihaknya masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait pihak lain yang terlibat dalam proses pemberangkatan imigran tersebut. "Kami terus melakukan pemeriksaan, termasuk memeriksa kendaraan yang mereka gunakan, apakah menyewa atau apa," katanya.

Selain mengamankan orang yang terlibat proses perjalanan imigran gelap, Polres Tasikmalaya menyita kendaraan Bus "Merdeka", mobil Inova, dan Avanza. Bus umum jurusan Lebak Bulus-Sidereja merupakan kendaraan yang membawa 49 imigran yang berhasil terjaring operasi sebelum hendak menumpang kapal di laut Cipatujah.

Mobil Inova dan Avanza, lanjut dia, merupakan kendaraan yang ditumpangi tujuh orang yang bertugas mengawal perjalanan bus membawa imigran. "Kami telah mengamankan kendaraan bus yang sebelumnya terjaring operasi di Cipatujah, kemudian datang mobil yang mengawasi bus itu, langsung kami amankan," katanya.

Selain menyita kendaraan bus dan mobil, kata Irman, polisi juga menyita kapal jenis 30 GT yang membawa 47 imigran, kemudian karam karena bocor dan mesin rusak di tengah laut. "Untuk kapal yang membawa imigran, sementara masih berada di laut karena kapalnya cukup besar, dan tidak bisa dibawa ke daratan," katanya.

( Ant / CN33 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
27 Mei 2012 | 14:59 wib
Dibaca: 33
27 Mei 2012 | 14:40 wib
Dibaca: 49
27 Mei 2012 | 14:21 wib
Dibaca: 70
27 Mei 2012 | 14:09 wib
Dibaca: 155
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER