
BLORA, suaramerdeka.com- Jumlah warga Blora yang mencari pekerjaan tahun ini cukup tinggi. Berdasarkan pendataan yang dilakukan Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Sosial (Disnakertransos), jumlah pencari kerja itu mencapai sebanyak 2.580 orang, yakni terdiri dari 1.327 pria dan 1.353 wanita. Jumlah tersebut hanya yang terdaftar di bursa kerja online.
Sebagian dari mereka bukan kategori pengangguran. Pasalnya meski tengah mencari pekerjaan, namun ada juga yang bekerja sampingan, misalnya dengan berdagang maupun sebagai petani membatu orang tuanya.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Disnakertransos Blora, H Winarno, mengemukakan para pencari kerja itu berasal dari berbagai desa/kelurahan di 16 kecamatan di Blora. ‘’Sebagian dari mereka lulusan SMA/sederajat dan sarjana,’’ ujarnya Sabtu (4/2).
Dia menjelaskan data jumlah pencari kerja itu didapatkan selain dari jumlah pengajuan kartu kuning, juga surat keterangan mencari pekerjaan. ‘’Sebelumnya dengan kartu kuning, namun sekarang pencari kerja harus memiliki surat keterangan mencari pekerjaan,’’ kata Winarno yang juga menjabat Asisten I Setda Pemkab Blora.
Sasaran pekerjaan terbanyak di berbagai perusahaan di kota besar. Diantaranya Jakarta, Surabaya, Bandung, Tangerang, Semarang dan kota/daerah lain, termasuk ke luar Jawa seperti Kalimantan Timur, Batam, Kalimantan Tengah maupun sejumlah daerah lainnya di Indonesia.
Menurut Winarno, pencari kerja di bursa kerja online ke web Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi ternyata cukup efektif. Itu dibuktikan dengan banyaknya tenaga kerja yang terserap setelah mendaftar di bursa kerja online.
‘’Kami berharap waktu tunggu pencari kerja untuk mendapatkan pekerjaan tidak terlalu lama, karena data mereka bisa diakses perusahaan yang berminat melalui website,’’ tandasnya.
( Abdul Muiz / CN34 / JBSM )