
RETAK: Perahu yang terbalik di Pantai Bugel, Kecamatan Panjatan, Kulonprogo, Kamis (2/1) rusak berupa retak dan katir patah. (suaramerdeka.com/Panuju Triangga)
KULONPROGO, suaramerdeka.com - Sebuah perahu nelayan terbalik terhantam ombak saat berangkat melaut di Pantai Bugel, Kecamatan Panjatan, Kulonprogo, Kamis (2/1). Satu nelayan selamat namun satu lainnya hilang tenggelam.
Gunarto (35) warga Dusun I, Desa Bugel tenggelam karena pelampung yang dikenakannya lepas. Sedangkan Nuryanto (45) warga Dusun II, Desa Bugel berhasil berenang dan ditolong nelayan lain.
Kejadian bermula ketika Gunarto dan Nuryanto hendak melaut menebar jaring dengan perahu Putra Jaya pukul 05.45. Perahu sudah hampir mencapai tengah tapi tiba-tiba datang ombak besar.
Ombak pertama menyebabkan perahu terisi air hingga setengah. Belum sempat menghindar ternyata datang ombak besar lagi yang menghantam hingga membalikkan perahu.
"Perahu terisi air penuh dan tidak bisa dikendalikan, akhirnya perahu terbalik," ungkap Nuryanto, korban selamat.
Nuryanto mengungkapkan, leher dan kakinya sempat terjerat jaring saat berada di bawah perahu yang tertelungkup. Beruntung dia berhasil melepaskan jeratan. Namun hantaman ombak kembali datang hingga tiga kali dan menjauhkan kedua korban dari perahu. Bahkan sampai menyebabkan pelampung Gunarto lepas.
"Saya masih melihat Pak Gunarto dari kepala sampai leher. Saya ulurkan tangan, saya ajak ke tepi. Tapi dia tidak mengulurkan tangannya, mungkin karena sudah kelelahan. Setelah itu ada ombak lagi dan saya sudah tidak melihat dia," ungkapnya.
Kabar kejadian itu cepat menyebar ke warga yang kemudian banyak berdatangan ke lokasi. Mereka ikut melakukan penyisiran pantai bersama petugas tim Search And Rescue (SAR). Petugas kepolisian, TNI AL, dan Pemkab yang mendapat laporan juga datang ke lokasi kejadian.
"Untuk upaya pencarian kami lakukan penyisiran di pantai, setidaknya selama tiga hari. Diperkirakan korban masih di sekitar sini karena kondisi arus hanya memutar," kata Parjia, salah satu petugas SAR. Ciri-ciri korban mengenakan kaos kuning lengan panjang merah, celana pendek kecoklatan, dan berperawakan agak besar.
( Panuju Triangga / CN32 / JBSM )