
TAKALAR, suaramerdeka.com - Puluhan unggas jenis ayam milik warga lingkungan Ciniayo, Kelurahan Candrego, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Sabtu (28/1) siang mati mendadak. Kematian 70 ekor ayam ini cukup mencemaskan warga, sebab kematian unggas tersebut mirip dengan unggas yang terjangkit virus H5N1 atau virus flu burung.
Dugaan itu diperkuat dengan pemeriksaan oleh Dinas Kesehatan Takalar. Tim menemukan adanya tanda-tanda jengger ayam berwarna biru keunguan dan adanya pendarahan di bawah kulit, serta keluarnya air liur saat ayam mati.
Kendati belum bisa dipastikan apakah unggas-unggas ini terjangkit virus flu burung, petugas langsung memusnahkan unggas dengan cara dibakar secara massal kemudian dikubur. Warga juga diminta tetap waspada dan melapor jika ada kemiripan kasus ini demi mencegah penyebaran virus flu burung.
( lip6 / CN33 )