
GUNUNGKIDUL, suaramerdeka.com - Pasangan suami istri, Kamis (26/1) yaitu Musilah (50) dan Samidi (55), warga Dusun Temuireng, Girisuko, Panggang, Kabupaten Gunungkidul ditemukan dalam keadaan mengenaskan. Musilah ditemukan tewas dengan luka pada bagian leher hampir putus, sedangkan Samidi suaminya ditemukan terkapar di ruang tamu rumahnya dengan luka bacokan pada bagian perut dengan usus terburai.
Kedua korban dilarikan ke RSU Nur Hidayah, Trimulyo, Jetis, Kabupaten Bantul. Korban Musilah langsung dikirim ke ruang jenasah rumah tersebut, sedangkan suaminya dibawa ke ruang gawat daurat (UGD) untuk diperiksa.
Luka bekas sabetan senjata tajam menganga di leher ibu empat anak itu. "Saya tidak tega melihatnya, kalau pelakunya sudah tertangkap, harus dihukum mati," ujar Saidi (45), salah seorang saudara korban.
Menurut Saidi, kejadian itu diperkirakan pada pukul 04.30 WIB, karena saat itu terdengar teriakan minta tolong dari arah rumah korban. "Kebetulan rumah kami bersebelahan, sehingga kami jelas mendengar teriakan itu," kata dia.
Samidi yang ditemukan terkapar di lantai ruang tamu masih sadar meski perutnya robek hingga ususnya terburai. Saat dibopong menuju mobil yang mengantarkan ke RS, Samidi sempat menuturkan jika pelaku yang beraksi seorang diri itu bersenjatakan celurit dan mengenakan kain penutup muka. "Usianya masih sepantaran dengan dia. Hanya, badannya lebih kekar," ujar Saidi.
Tetangga korban yang Teguh (45), menjelaskan, beberapa hari sebelum kejadian Musilah diketahui pernah cekcok dengan tetangga sebelah rumahnya. Namun mereka tidak tau apa penyebab dari pertengkaran tersebut.
"Kami tidak tahu apa masalahnya hingga cekcok," ujar Teguh. "Diduga pelaku masuk lewat pintu belakang, setelah masuk langsung menganiaya korban," tambahnya.
( Sugiarto / CN32 / JBSM )