
MANILA, suaramerdeka.com - Sebanyak 15 nelayan Filipina tewas usai diberondong tembakan dengan menggunakan senapan serbu, ditengah lautan pada Senin (23/1).
"Mereka (korban) sedang menangkap ikan di wilayah kelompok lain," ujar juru bicara militer, Letnan Kolonel (Letkol) Randolph Cabangbang, seperti diberitakan AFP, Selasa (24/1).
Semua korban merupakan penduduk Kota Pagadian, Filipina selatan. Mereka diserang ketika tiga kapal mereka mendekati pulau kecil Sibago, di lepas pantai timur Basilan.
Cabangbang menuturkan, para nelayan lainnya di daerah tersebut kemudian mengetahui penembakan tersebut. Mereka pun membawa 3 orang yang luka-luka ke rumah sakit. Sementara ke-15 jenazah telah dibawa kembali ke Kota Pagadian.
Polisi telah berhasil mengidentifikasi beberapa pelaku dan akan menahan mereka dalam waktu dekat. Kata Cabangbang, sekelompok unit militer telah diperintahkan untuk menjaga keamanan para penyidik kepolisian. "Para pelaku bersenjata berat," kata Cabangbang.
( dtc / CN32 )