
SEMARANG, suaramerdeka.com - Polrestabes Semarang akhirnya menangkap pelaku penusukan terhadap suporter PSIS dari Snex, Evik Teri Aranggara (19). Pelaku berinisial AJR (14) itu ditangkap usai keluar dari gerbang sekolahnya di sekitar Simpanglima, Selasa (17/1) siang.
Begitu ditangkap, dengan masih mengenakan seragam SMP dan tas punggung, AJR dibawa ke Polrestabes Semarang. Warga Jalan Sidorejo, Kelurahan Sambirejo, Semarang Timur itu menangis tersedu ketika menceritakan penusukan yang dilakukannya pada Sabtu (14/1) malam di Jalan Brigjen Sudiarto. "Saya cuma disuruh. Katanya nek ora wani nusuk, dudu Panser. Akhirnya saya tusuk di punggungnya," ungkapnya.
Menurutnya, orang-orang yang menyuruh menusuk dengan pisau panjang itu sangat banyak. Semuanya mengenakan kaus dan atribut bertuliskan Panser Biru. "Waktu itu habis nonton PSIS melawan PSIR di Jatidiri. Lalu tawur dengan Snex, saya cuma ikut-ikutan," katanya.
AJR mengaku saat itu berangkat bersama EH dengan sepeda motor Satria Fu H-4457-LP. Pada saat tawur dan penusukan itu, EH yang merupakan pelajar salah satu SMK di Semarang itu juga berada di lokasi. "Dia yang depan, saya mbonceng," kata pelajar kelas tiga salah satu SMP swasta itu.
Usai kejadian, AJR langsung pulang ke rumah dan menceritakan kejadian itu pada ayahnya, Slamet Riyanto. Mengetahui itu pengusaha korden itu langsung mengambil pisau panjang yang dibawa anaknya kemudian membuangnya ke sungai kecil di Jalan Karimata. "Pisau dibuang bapak ke kali. Setelah itu saya tidur," katanya.
( Anton Sudibyo / CN32 / JBSM )