
SEMARANG, suaramerdeka.com - Ratusan buruh yang melakukan aksi demonstrasi di Balaikota Semarang ditemui oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Semarang dan Anggota Komisi D, Jumat (13/1). Mereka sebelumnya melakukan aksi long march dari Mangkang hingga Balaikota Jalan Pemuda Semarang.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Semarang Gunawan Saptogiri mengatakan, akan mengkaji ulang UMK 2012 yang layak untuk Kota Semarang. Menurutnya, setiap bulannya dia akan berkomunikasi dengan serikat buruh untuk menentukan hasil revisi UMK tersebut.
Sementara itu, Ketua DPC Serikat Pekerja Kimia Energi Pertambangan Minyak Gas Bumi dan Umum, Ahmad Zaenudin meminta agar dewan maupun istansi terkait jangan lari jika ada masalah dengan buruh. Mereka berharanp, dalam menentukan UMK jangan mengesampingkan dirjen PHI tentang kebijakan konversi minyak tanah dan gas.
Ratusan buruh ini sebelumnya melakukan aksi long march dari Mangkang hingga Balaikota Semarang dan sampai di Jl Pemuda sekitar pukul 10.00 WIB. Tujuan mereka hendak menemui Wali Kota Semarang Soemarmo HS untuk menuntut kelayakan UMK sebesar Rp 1,4 juta. Namun sayang, wali kota tidak berada di tempat.
Aksi long march tersebut sempat menimbulkan kemacetan yang cukup panjang di kawasan padat lalu-lintas itu. Jalan Pemuda pun sempat dibuka satu arah beberapa saat untuk mengurai kemacetan. Hingga berita saat ini ratusan pendemo masih berorasi di depan pintu gerbang Balaikota dengan penjagaan ketat polisi dan Satpol PP.
( Hartatik / CN27 / JBSM )