
KARAWANG, suaramerdeka.com - Sebanyak 77 imigran dari Afghanistan ditangkap di rest area Tol Jakarta-Cikampek Kilometer 57, Klari, Karawang, Jawa Barat, Minggu (8/1). Para pendatang gelap ini berencana meminta suaka ke Australia.
Para imigran diciduk ketika tengah beristirahat dalam perjalanan menuju Surabaya, Jawa Timur. Sedianya dari Kota Pahlawan, mereka akan menyeberang ke Negeri Kanguru dengan menaiki perahu.
Pelaksana Tugas Kepala Kantor Imigrasi Karawang, Hertjansjah Wiradinata mengatakan, kini tersisa 60 imigran di Kantor Imigrasi Karawang. Sebanyak 17 lainnya kabur saat proses penyerahan dari Mabes Polri ke Kantor Imigrasi.
Menurutnya, di antara para imigran tersebut, ada yang memiliki surat keterangan suaka dari UNHCR, ada yang memiliki paspor, dan ada pula yang sama sekali tidak memiliki dokumen resmi.
"Bagi imigran yang memiliki dokumen UNHCR akan dikirim ke rumah penampungan imigran (Rudenin) di Kalideres. Sisanya menunggu tindakan lebih lanjut dari UNHCR. Tetapi untuk sementara para imigran itu masih ditampung di Kantor Imigrasi Karawang," katanya.
Hingga Minggu sore, para imigran tersebut masih berada di area Kantor Imigrasi Karawang yang dijadikan sebagai tempat penampungan para imigran.
( Ant / CN31 )