
PASURUAN, suaramerdeka.com - Tujuh orang imigran gelap asal Timur Tengah yang menempati Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Surabaya di Raci Bangil Pasuruan, Jawa Timur, melarikan diri.
Kepala Rudenim Surabaya Iwan Rustiawan yang dihubungi, Sabtu (7/1), mengatan Imigran gelap korban kapal tenggelam di perairan Prigi, Trenggalek. yang melarikan diri dari Rudenim Surabaya di Raci sebanyak tujuh orang, tapi tiga orang di antaranya berhasil ditangkap kembali.
Ketiga imigran yang berhasil ditangkap kembali adalah Mehdi Alizami, 33, asal Iran; Mojtaba Mamipour, 36, asal Iran; dan Abdulhakim Haidari, 30, asal Afghanistan. Sedangkan keempat imigran yang belum tertangkap masing-masing, Noroz Yousefi, 33, Yaser Naseri, 29, Maziar Darvishi, 27, dan Sadra Alami, 27, semuanya asal Iran.
Luky Hadiwiryanto, salah seorang petugas jaga Rudenim, menjelaskan tujuh imigran itu kabur dengan terlebih dahulu melakukan kgaduhan. Saat petugas sedang konsentrasi mengamankan para imigran yang membuat onar, sejumlah imigran lainnya melarikan diri dengan melompat pagar menggunakan sejunmlah kasur.
( Ant / CN34 )