
SURABAYA, suaramerdeka.com - Penemuan mayat yang diduga penumpang kapal yang ditumpangi imigran dari sejumlah negara di Timur Tengah ditemukan di beberapa pantai di kawasan selatan Jatim. Sekitar 20 mayat yang diperkirakan penumpang kapal nahas itu ditemukan di Pantai Gradakan Kabupaten Banyuwangi.
Informasi yang dihimpun Suara Merdeka, Rabu (21/12), menyebutkan, sedikitnya 15 sampai 20 mayat ditemukan di Pantai Gradakan Banyuwangi. Mayat tersebut ditemukan sekitar 5 mil dari pantai tersebut. Mayat itu pertama kali ditemukan nelayan sekitar pukul 03.00 WIB dini hari, Rabu.
Seorang petugas mengatakan, belum bisa mengambil mayat-mayat tersebut, karena air laut masih surut. Kendati demikian, sejumlah sarana pendukung untuk evakuasi mayat tenggelam di laut telah dipersiapkan. Misalnya, perahu karet untuk evakuasi.
Sementara itu, Polres Jember membantah 20 jenazah yang ditemukan di Banyuwangi akan dibawa ke Jember. Kapolres setempat, AKBP Samudi mengatakan belum ada informasi 20 jenazah yang ditemukan di Banyuwangi akan dibawa ke Jember. Saat ini di perairan Puger Jember tak ada penemuan korban lagi.
Di Jember jumlah korban yang berhasil dievakuasi 13 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 8 orang yang ditemukan di daerah ini dan memperoleh perawatan di RS Bhayangkara Lumajang akan dibawa ke Jember untuk dijadikan satu dengan imigran lain di Hotel Sulawesi. Rencananya, pada Jumat (23/12) imigran gelap akan dibawa ke Surabaya.
( Ainur Rohim / CN34 / JBSM )