
Denpasar, CyberNews. Dua gempa besar dengan kekuatan 6,8 dan 5,6 SR yang mengguncang Bali, Kamis (13/10), menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan dan fasilitas publik.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperkirakan, kerugian akibat gempa itu mencapai hampir Rp 3 M.
"Diperkirakan kerugian mencapai Rp 2,9 milyar. Tidak ada pengungsian. Kondisi pemerintahan dan masyarakat normal. Tidak ada posko kedaruratan," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, Minggu (16/10).
Sutopo kemudian menjelaskan, ada 51 unit bangunan di Bali yang mengalami kerusakan. Kerusakan terbanyak ada di Denpasar, yaitu 18 bangunan. Kemudian, 11 bangunan rusak di Tabanan, 8 bangunan di Jembrana, 6 bangunan di Gianyar, 5 bangunan di Badung, dan 3 bangunan di Bangli.
Adapun total korban luka mencapai 90 orang; empat diantaranya harus menjalani rawat inap. Semua korban saat ini sudah pulang ke rumah. Sedangkan seluruh biaya pengobatan ditanggung Pemda Bali.
( vvn , Linda Putri / CN33 )