panel header


BECIK KETITIK ALA KETARA
Berbuat Baik Atau Buruk Akhirnya Terlihat Juga
panel menu
panel news ticker
Kanal Sehat -- Empat Manfaat Kasih Ibu bagi Kesehatan Anak Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
21 Agustus 2011 | 21:30 wib
BI Temukan 2.885 Lembar Uang Palsu

Semarang, CyberNews. Bank Indonesia (BI) Semarang temuan uang palsu selama Januari hingga Juni 2011, mencapai 2.885 lembar. Mayoritas uang palsu tersebut terdiri atas pecahan Rp 100.000 dan Rp 50.000.

Lukman Boenjamin, Pemimpin Bank Indonesia Semarang mengatakan, jumlah temuan uang palsu pada semester I tahun2011 meningkat bila dibandingkan semester I tahun 2010 yang tercatat 2.315 lembar. Sementara pada semester II tahun 2010, BI Semarang mencatat ada 2.937 lembar uang palsu yang ditemukan. Dari tahun 2001-2009, rata-rata telah ditemukan 4.854 lembar uang palsu.

"Dalam per bulan, rata-rata uang palsu yang ditemukan selama periode semester I tahun 2011 adalah 480 lembar," katanya.

Sementara itu Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Ardhayadi Mitroatmodjo mengklaim dari tahun ke tahun telah terjadi penurunan rasio penemuan uang palsu, sebab itu BI tidak mengeluarkan pecahan uang baru dalam masa penukaran uang pada Ramadan tahun ini.

"Penurunan bisa jadi disebabkan karena gencarnya sosialisasi ciri-ciri keaslian uang rupiah yang telah dilakukan BI," katanya.

Menurut Ardhayadi, desain uang baru lebih sering dibutuhkan untuk mengurangi potensi pemalsuan uang. Selama uang itu dinilai lama, potensi pemalsuan menjadi lebih mudah terjadi, sehingga dibutuhkan redesain uang.

Selama ini Bank Sentral menanggulangi persoalan tersebut dengan peningkatan kemananan dan tingkat kesulitan pencetakan uang (security featured upgrading). Namun demikian, Ardhayadi menilai hal tersebut belum perlu dilakukan. Untuk saat ini BI lebih memilihmelakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk mendeteksi keberadaan uang palsu.

"Sosialisasi juga dilakukan ke sekolah-sekolah dan SPBU. Selain itu kami juga menggunakan metode wayang kulit di beberapa kabupaten untuk melakukan sosialisasi," jelasnya.

Selain itu, dia juga mengungkapkan, pada periode Januari-Juni 2011 penemuan uang palsu sebanyak enam lembar uang palsu dalam 1 juta lembar uang. Sementara pecahan yang paling banyak dipalsukan adalah pecahan Rp 100.000 dan Rp 50.000.

( Fani Ayudea / CN34 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
18 April 2014 | 07:00 wib
Dibaca: 264
18 April 2014 | 06:40 wib
Dibaca: 247
18 April 2014 | 06:30 wib
Dibaca: 287
18 April 2014 | 06:20 wib
Dibaca: 319
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
13 April 2014 | 16:56 wib
07 April 2014 | 21:40 wib
12 April 2014 | 17:55 wib
02 April 2014 | 00:53 wib
FOOTER