panel header


AMBEG PRAMA ARTA
Memberikan Prioritas Pada Hal-hal Yang Mulia
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
10 Juli 2011 | 23:39 wib
Soal Raw Sugar, IGN Cepiring Tidak Salah

Semarang, CyberNews. PT Industri Gula Nusantara (IGN) Cepiring, Kendal dinilai tidak salah menggiling lebih banyak gula kasar atau raw sugar dibandingkan dengan tebu rakyat. Sebab, semua tebu rakyat yang berada di lahan seluas 800 hektare di Kendal sudah digiling pabrik gula tersebut. Kondisi demikian dinilai sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Jawa Tengah Teguh Winarno mengatakan, semua tebu rakyat yang berada di kawasan PT IGN Cepiring, Kendal ini sudah tergiling. Dengan demikian, kenyataan berkaitan pengolahan gula itu sudah bagus. Diakuinya, areal tebu di kawasan pabrik gula itu hanya 800 hektare sehingga hal tersebut tidak menyalahi aturan.

"Terkecuali ada pemilih lahan misalnya Lik Mur yang tebunya tidak tergiling, kami baru melakukan upaya peneguran terhadap pabrik gula," katanya.

Bila di Kendal areal tebu rakyat hanya berada di atas lahan seluas sekitar 800 hektare, lain halnya di Blora yang arealnya lebih banyak, yakni mencapai 8.000 hektare.

Berkaitan dengan pembangunan pabrik gula di Blora, pihaknya menyatakan, rencana tersebut masih dalam proses, termasuk Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). Pertengahan bulan Juni 2011 lalu, sudah ada sarasehan AMDAL yang dihadiri semua komponen di Blora. Saat ini, yang masih ditunggu penyelesaian prosesnya.

Sebelumnya, kalangan DPRD Jateng merekomendasikan revisi perizinan pembangunan dua pabrik gula (PG) di Blora dan Purbalingga karena belum memenuhi komitmen awal. Dalam hal ini, Teguh menegaskan ada sekitar 18 perizinan terkait proses pembangunan pabrik gula tersebut. Karenanya, pihaknya mempertanyakan izin mana yang masih perlu dikaji lebih lanjut.

Menurut dia, di Blora, pembangunan pabrik gula direncanakan berjalan sekitar tiga tahun. Proses pembangunan pabrik gula ini lebih cepat dibandingkan dengan pendirian saat zaman Belanda dahulu yang mencapai sekitar 10 tahun.

Sebelumnya, Internal Auditor PT IGN Cepiring Roeswanto menjelaskan, penggilingan tebu rakyat di pabriknya pada tahun 2011 berjumlah 166.506 ton. Sementara, impor gula kasar tahun 2011 ini masih disetujui 100.000 ton dari rencana semula 211.500 ton.

( Royce Wijaya / CN34 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 12227
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 12942
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 12735
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 15052
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 12312
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER