panel header


BECIK KETITIK ALA KETARA
Berbuat Baik Atau Buruk Akhirnya Terlihat Juga
panel menu
panel news ticker
Kanal Sehat -- Empat Manfaat Kasih Ibu bagi Kesehatan Anak Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
06 Mei 2011 | 20:44 wib
Menkeu Minta Pemda Lapor Jika Tertipu Calo Anggaran

Jakarta, CyberNews. Pemerintah mengingatkan agar pemerintah daerah melaporkan kasus penipuan yang dilakukan calo anggaran. Namun, sejauh ini Kementerian Keuangan belum mendapatkan laporan kasus penipuan oleh calo anggaran yang mengatasnamakan pemerintah pusat yang akan memotong anggaran daerah.

"Belum ada, justru saya itu minta dilaporkan kalau memang seandainya ada, kita di Dirjen Anggaran maupun di Dirjen Perbendaharaan itu saya juga minta untuk bertanya kepada daerah dan kementerian lembaga perihal adanya praktik-praktik seperti itu," papar Menteri Keuangan Agus Martowardojo di Jakarta, Jumat (6/5).

Selain itu, lanjutnya, menkeu juga meminta agar seluruh Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) melakukan rekonfirmasi atau rechecking ke Dirjen Perbendaharaan saat melakukan pencairan.

Dirjen Anggaran Kemenkeu Herry Poernomo mengatakan tidak ada mekanisme pemberian anggaran dari pemerintah pusat langsung kepada pemerintah daerah. Menurutnya, semua anggaran ke daerah pastilah melalui anggaran transfer ke daerah.

"Dalam anggaran, tidak dikenal mekanisme seperti itu. Untuk itu perlu kewaspadaan Pemda, jangan melayani orang yang minta, seperti calo itu. Kalau anggaran ke Pemda tidak langsung dari Pemerintah Pusat, tapi dari transfer ke daerah seperti DAK (Dana Alokasi Khusus), tidak ada yang jeplak langsung dari Pemerintah Pusat. Ya jadi jangan dipercaya," tandas Herry.

Penegasan tersebut disampaikan resmi melalui Surat Dirjen Anggaran nomor S-812/AG/2 tertanggal 19 April 2011 yang ditujukan kepada para Gubernur/Walikota/Bupati.

Dalam surat tersebut, Kemenkeu menyatakan Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) tidak pernah memberikan persetujuan atas permohonan anggaran yang bersumber dari APBN/APBN-Perubahan melalui surat  dan tidak pernah memberikan arahan untuk mempersiapkan rekening penampungan pada Bank Pemerintah.

Selain itu, kemenkeu juga menyarankan agar pemda berhati-hati dengan tidak mempercayai modus penipuan dengan membawa surat yang seolah-olah dari Direktur Jenderal Anggaran yang menyatakan memberi persetujuan permintaan anggaran.

Apabila menemukan oknum yang melakukan hal tersebut, kemenkeu memohon bantuan pemda untuk melaporkan kepada yang berwajib atau kepada Bagian Organisasi dan Tata Laksana, Sekretariat DJA, Telepon 021- 34357506.

( Kartika Runiasari / CN26 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
20 April 2014 | 08:07 wib
Dibaca: 130
20 April 2014 | 07:54 wib
Dibaca: 288
image
20 April 2014 | 07:40 wib
Dibaca: 307
20 April 2014 | 07:27 wib
Dibaca: 308
20 April 2014 | 07:20 wib
Dibaca: 9
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
13 April 2014 | 16:56 wib
07 April 2014 | 21:40 wib
12 April 2014 | 17:55 wib
02 April 2014 | 00:53 wib
FOOTER