
LAUNCHING: Para Anggota HIMPI Jateng Cycling Club (HJCC) berfoto bersama dalam acara Launching yang diadakan di di Rumah Makan Timlo Solo, Jalan Diponegoro, Ungaran, Sabtu (19/2). (SM CyberNews / Andika Primasiwi)
Ungaran, CyberNews. Guna membangkitkan kinerja dan menjalin keakraban anggota, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jateng membentuk sebuah komunitas sepeda yang diberi nama HIMPI Jateng Cycling Club (HJCC). Launching klub sepeda ini dilakukan di Rumah Makan Timlo Solo, Jalan Diponegoro, Ungaran, Sabtu (19/2).
Turut hadir dalam acara launching Dewan Penasehat HIPMI Jateng, Kukrit Suryo Wicaksono, Ketua HIPMI Cycling Club Indonesia Raja Sapta Oktohari, Ketua HIPMI Jateng Dede Indra Permana, serta anggota klub sepeda Suara Merdeka Bicycle Club (SMBC). Sebelum launching, para peserta diajak bersepeda mengelilingi kota Ungaran dan sekitarnya.
Ketua klub M Reza Tarmizi mengatakan, terbentuknya HIPMI Jateng Cycling Club ini tidak terlepas dari tingginya animo dan banyaknya komunitas sepeda di Jawa Tengah, utamanya kota Semarang serta menindaklanjuti program dari HIPMI Cycling Club Indonesia. "Atas dasar itulah kami mengajak teman-teman pengusaha membentuk komunitas sepeda ini," tambahnya.
Dikatakan, melalui komunitas HJCC, diharapkan kinerja para pengusaha muda semakin aktif dan maksimal dalam bekerja serta berkarya karena ditopang dengan kondisi tubuh yang sehat. "Selain itu, HJCC diharapkan bisa merambah wilayah di Kabupaten dan Kota di Jateng sehingga bisa semakin maju," tandasnya.
Sementara, Ketua HIPMI Jateng Dede Indra Permana menuturkan melalui komunitas ini diharapkan bisa meningkatkan semangat kerja dari para pengusaha. Selain itu, komunitas ini bisa menjadi tempat berkumpul para pengusaha muda yang bisa meningkatkan keakraban antaranggota.
Ketua HIPMI Cycling Club Indonesia Raja Sapta Oktohari, menuturkan, sebelum HJCC, komunitas sepeda HIPMI juga terbentuk di sejumlah kota seperti Medan, Makassar, Pontianak, Bali dan DIY. Dia mengatakan, melalui komunitas ini diharapkan bisa menghilangkan gap yang ada sehingga nantinya terbentuk komunikasi yang baik antaranggota.
"Dengan komunikasi yang baik bukan tidak mungkin akan terbentuk suatu jaringan komunikasi yang makin baik sehingga makin mempererat hubungan relasi antaranggota," tandasnya.
( Andika Primasiwi , Yulianto / CN26 / JBSM )