panel header
BECIK KETITIK ALA KETARA
Berbuat Baik Atau Buruk Akhirnya Terlihat Juga
panel menu
panel news ticker
EKSPRESIKAN SAYANGMU... Ngucapin Valentine dapat hadiah? Yok Ikutan...!! Caranya mudah: (1) Bikin video ucapan kasih sayang durasi 1 menit. (2) Kirimkan ke wall facebook Suara Remaja atau share link Youtube ucapan kamu ke email suararemaja@ymail.com. Dapatkan modem, handphone, goodiebag, dan masih banyak lagi hadiah menarik. Ayo...buruan sekarang juga...!!
panel iklan Hosrizon
panel main 1
04 Oktober 2010 | 19:10 wib
Festival Mata Air di Kampung Seni Lerep
28 Seniman Mengikuti Pameran Seni Lingkungan
image

PATUNG TANGAN:Pengunjung melihat patung berbentuk tangan di Festival Mata Air 2010. (SM CyberNews/Yulianto)

Ungaran, CyberNews. Sedikitnya 28 orang seniman mengikuti pameran seni bertemakan lingkungan hidup dengan ikut memajang hasil karya kreativitasnya di Festival Mata Air (FMA) Empat Setengah Tahun Gathering 2010 di Kampung Seni Lerep, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (4/10). Hasil karya seni dari seniman yang berasal dari Demak dan Salatiga itu di pajang dan ditaruh di Ruang Galeri yang tak jauh dari Rumah Joglo Indrakila di Kampung Seni Lerep tersebut.

Puluhan hasil karya itu, selain dari seniman juga dibuat oleh aktivis lingkungan itu seperti patung kayu, lukisan dan robot serta jenis seni lainnya. Adapun benda-benda yang dipamerkan, diantaranya seperti patung kayu jati yang diberi nama "Penyucian Diri" dengan pembuat patung, Tres dan patung dari perak berbentuk tangan manusia dengan judul "Polluters Pay Is Enough" karya Sentot serta lukisan Ballpoint and Acylicon Paper YANG dibuat Imam Bucah.

Pengunjung pameran itu juga bisa melihat berbagai perlengkapan perang tentara, seperti granat, pisau dan helm baja dari Lutse Lambert Morin.

Pameran itu dibuka bagi masyarakat umum dimulai dari sejak Jumat sampai Minggu, (1-10/10). Dalam pameran ini tema yang diangkat adalah Where to know...atau Kemana Sekarang...Bagi pengunjung pameran yang tertarik dan ingin membeli lukisan dan benda seni lainnya tersebut juga dilayani panitia.   

Salah-satu pengunjung, Yandi dari Undip mengatakan tema yang diangkat dari pameran seni dalam acara festival mata air kali ini cukup kreatif. Dengan bahan bekas seperti kayu bekas bisa dijadikan lukisan dan karya seni yang bermanfaat bagi penyadaran lingkungan.

"Acara seperti ini harus diadakan setiap tahun agar semakin eksis, dan menyebar di masyarakat luas. Pasalnya, kondisi lingkungan dewasa ini telah mengalami kerusakan sehingga lingkungan menjadi kritis," tandasnya.

( Yulianto / CN14 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
23 Februari 2012 | 08:36 wib
Dibaca: 17
23 Februari 2012 | 08:26 wib
Dibaca: 32
23 Februari 2012 | 08:16 wib
Dibaca: 64
23 Februari 2012 | 08:05 wib
Dibaca: 71
23 Februari 2012 | 07:55 wib
Dibaca: 65
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
02 Februari 2012 | 07:35 wib
21 Februari 2012 | 15:30 wib
01 Februari 2012 | 19:18 wib
FOOTER