panel header


NGUYAHI BANYU SEGARA
Melakukan Hal yang Sia-Sia
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
17 September 2010 | 12:27 wib
Penerimaan Retribusi Pasar Cendera Mata Anjlok


Solo, CyberNews.
Pasar cendera mata masih sepi aktivitas usai Hari Raya Idul Fitri kali ini. Tampak hanya beberapa kios yang sudah menggelar dagangannya. Sebagian besar pedagang masih menutup rapat pintu kios. Akibatnya, penerimaan retribusi harian turun drastis.

Lurah Pasar Cendera Mata M Setyoko menuturkan, pasar sudah mulai beroperasi sejak Senin (13/9). Namun, pada hari tersebut, baru dua kios yang sudah buka. Begitu pula pada hari ketiga, tidak sampai sepuluh pedagang yang kembali beraktivitas. Karena juga faktor sepi pengunjung, pedagang memilih buka sampai setengah hari saja.

"Karakter setiap pasar memang berbeda-beda. Di pasar ini, setiap sesudah Lebaran Idul Fitri dan menjelang Lebaran Haji, pasar berubah sepi," jelasnya ketika dijumpai di kantornya, Jumat (17/9).

Diterangkan, sebagian besar pedagang berasal dari luar Solo. Misalnya Kudus, atau Pekalongan di mana tradisi merayakan Lebaran masih lekat dan butuh waktu lama. Karena itu, belum banyak pemilik kios membuka kios untuk kembali berdagang dalam waktu dekat ini.

Dia memperkirakan, Senin depan, aktivitas perdagangan akan mulai menggeliat walau belum sepenuhnya berjalan kembali seperti semula. Kondisi akan kembali normal jika sudah memasuki pekan kedua setelah hari raya. "Memang, penerimaan retribusi turun, sebab kami menarik retribusi secara harian. Retribusi juga hanya ditarik pada kios yang buka saja. Seperti kemarin, kami hanya mendapat penerimaan Rp 11.000 sehari," imbuhnya tanpa merinci total pendapatan yang diterima sejak Senin (13/9) kemarin.

Walau demikian, pihaknya optimis mampu memenuhi target retribusi yang dibebankan sebesar Rp 23 juta tahun ini. Sementara, sekarang ini penerimaan retribusi baru terkumpul Rp 16 juta. Untuk mencapai target tersebut, pihaknya akan menggenjot pada momentum Natal. Pada hari raya Umat Kristiani tersebut, pasar biasanya penuh dijejali pembeli.

Salah satu pedagang Ahmad Fahri dari Kios Batik Pekalongan An-Nida mengatakan, pasar memang masih sepi. Ramai kedatangan pemudik tidak berdampak banyak pada jualannya. Sebab, pemudik lebih suka membeli barang secara eceran. Padahal di pasar tersebut semua pedagang hanya menjual barang secara grosir.

( Astuti Paramita / CN12 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
27 Mei 2012 | 12:54 wib
Dibaca: 20
27 Mei 2012 | 12:39 wib
Dibaca: 42
27 Mei 2012 | 12:29 wib
Terkait Potensi Pencemaran
Kantor LH Kudus Pantau Aktivitas Giling
Dibaca: 87
27 Mei 2012 | 12:09 wib
Dibaca: 97
27 Mei 2012 | 11:50 wib
Dibaca: 105
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER