
Semarang, CyberNews. Ribuan warga diperkirakan memadati pantai-pantai di pesisir Kota Semarang untuk merayakan Syawalan, Jumat (17/9) besok. Ritual yang jatuh tepat seminggu setelah Hari Raya Idul Fitri ini diisi dengan berbagai macam kegiatan diantaranya selamatan dan lomban atau mandi di laut.
Tiga pantai yang biasanya menjadi jujugan yakni Pantai Mangunharjo, Pantai Mangkang Wetan dan Pantai Mangkang Kulon. Warga akan berangkat secara serentak sejak pukul 06.00 bersama keluarga menggunakan perahu masing-masing. Di tengah laut, mereka akan mandi bersama-sama untuk membuang sial atau diistilahkan sebagai lomban.
Perayaan syawalan tersebut telah sejak lama menjadi tradisi. Namun perayaan tahun ini agak sedikit berbeda dengan adanya koordinasi antar tokoh-tokoh masyarakat setempat. "Tapi kita bukan panitia, hanya pengawas saja agar perayaan berjalan dengan lancar, sukses dan aman," kata salah satu koordinator, Sururi.
Sururi yang tercatat sebagai warga Kelurahan Mangunharjo tersebut mengatakan, untuk mensukseskan acara, pihaknya akan melakukan pengamanan di tiga lokasi pantai. Petugas pengamanan berasal dari petani tambak sendiri yang berjumlah tujuh orang dan dibantu tim SAR.
Sedangkan untuk acara syawalannya sendiri, menurut Sururi tidak ada persiapan tersendiri. Baik persiapan sesaji untuk selametan atau lomban diserahkan pada masing-masing warga yang melakukannya. "Warga berangkat sendiri-sendiri dari rumah terus ke laut, setelah mandi kemudian menuju pantai untuk selametan berkelompok-kelompok lalu makan bersama," katanya.
( Anton Sudibyo / CN14 )