
Klaten, CyberNews. Meski maju sehari, namun puncak pekan syawalan yang digelar di Bukit Sidoguro, Komplek Rawa Jombor, Desa Krakitan, Bayat, Kamis (16/9), berlangsung meriah. Dalam waktu sekejap, 16 gunungan ketupat habis diperebutkan.
Acara dimulai dengan kirab gunungan ketupat dari alun-alun Klaten. Rombongan dilepas Ketua DPRD Agus Riyanto. Sayangnya, jumlah gunungan yang ikut kirab tak sebanyak yang diperkirakan, yakni hanya 16 gunungan.
Bila dulu setiap kecamatan mengeluarkan satu gunungan, tahun ini mereka bergabung satu eks kawedanan mengeluarkan satu gunungan saja. Hanya sedikit instansi yang ikut antara lain Disperindagkop dan UMKM, Dinkes dan DPU.
Rombongan kirab gunungan tiba di Bukit Sidoguro sekitar pukul 11.00 diterima oleh Bupati H Sunarna. Ribuan warga Klaten dan sekitarnya sudah menunggu di lokasi sejak pagi, mereka berjejal ingin sedekat mungkin dengan lokasi gunungan.
Tampak hadir dalam acara itu, Sekda Drs H Indarwanto, Muspida, para pejabat, Dirut PDAM Dra Hj Ambar Muryati, Pimpinan Bank Jateng Klaten Y Agus Ernowo, Camat Bayat Agus Sukoco, tokoh masyarakat dan sejumlah tamu undangan.
Acara dibuka dengan tari dolanan anak yang dibawakan Mbah dan Mas Klaten 2010. Selanjutnya, sambutan Kabid Kebudayaan Disbudparpora Drs Siswanto SPA MM dan beberapa patah kata dari Bupati, dan diakhiri doa bersama.
Belum selesai doa dibacakan, warga sudah menyerbu gunungan yang dijajar di depan Bupati dan tamu undangan. Hanya dalam waktu singkat, ketupat dan sayur mayur yang menghiasi gunungan ludes diperebutkan.
Acara rebutan dinodai dengan saling lempar ketupat. Sejumlah petugas berjaga di depan tamu undangan untuk mencegah mereka terkena ketupat nyasar. Setelah ketupat habis, pengunjung dihibur dengan gending campursari dari Solo.
( Merawati Sunantri / CN12 )