panel header


CRAH AGAWE BUBRAH
Bercerai Kita Runtuh
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
16 September 2010 | 15:59 wib
Puncak Rebutan Ketupat Meriah
image


Klaten, CyberNews.
Meski maju sehari, namun puncak pekan syawalan yang digelar di Bukit Sidoguro, Komplek Rawa Jombor, Desa Krakitan, Bayat, Kamis (16/9), berlangsung meriah. Dalam waktu sekejap, 16 gunungan ketupat habis diperebutkan.

Acara dimulai dengan kirab gunungan ketupat dari alun-alun Klaten. Rombongan dilepas Ketua DPRD Agus Riyanto. Sayangnya, jumlah gunungan yang ikut kirab tak sebanyak yang diperkirakan, yakni hanya 16 gunungan.

Bila dulu setiap kecamatan mengeluarkan satu gunungan, tahun ini mereka bergabung satu eks kawedanan mengeluarkan satu gunungan saja. Hanya sedikit instansi yang ikut antara lain Disperindagkop dan UMKM, Dinkes dan DPU.

Rombongan kirab gunungan tiba di Bukit Sidoguro sekitar pukul 11.00 diterima oleh Bupati H Sunarna. Ribuan warga Klaten dan sekitarnya sudah menunggu di lokasi sejak pagi, mereka berjejal ingin sedekat mungkin dengan lokasi gunungan.

Tampak hadir dalam acara itu, Sekda Drs H Indarwanto, Muspida, para pejabat, Dirut PDAM Dra Hj Ambar Muryati, Pimpinan Bank Jateng Klaten Y Agus Ernowo, Camat Bayat Agus Sukoco, tokoh masyarakat dan sejumlah tamu undangan.

Acara dibuka dengan tari dolanan anak yang dibawakan Mbah dan Mas Klaten 2010. Selanjutnya, sambutan Kabid Kebudayaan Disbudparpora Drs Siswanto SPA MM dan beberapa patah kata dari Bupati, dan diakhiri doa bersama.

Belum selesai doa dibacakan, warga sudah menyerbu gunungan yang dijajar di depan Bupati dan tamu undangan. Hanya dalam waktu singkat, ketupat dan sayur mayur yang menghiasi gunungan ludes diperebutkan.

Acara rebutan dinodai dengan saling lempar ketupat. Sejumlah petugas berjaga di depan tamu undangan untuk mencegah mereka terkena ketupat nyasar. Setelah ketupat habis, pengunjung dihibur dengan gending campursari dari Solo.

( Merawati Sunantri / CN12 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
27 Mei 2012 | 12:54 wib
Dibaca: 18
27 Mei 2012 | 12:39 wib
Dibaca: 40
27 Mei 2012 | 12:29 wib
Terkait Potensi Pencemaran
Kantor LH Kudus Pantau Aktivitas Giling
Dibaca: 82
27 Mei 2012 | 12:09 wib
Dibaca: 92
27 Mei 2012 | 11:50 wib
Dibaca: 101
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER