panel header
CRAH AGAWE BUBRAH
Bercerai Kita Runtuh
panel menu
panel news ticker
EKSPRESIKAN SAYANGMU... Ngucapin Valentine dapat hadiah? Yok Ikutan...!! Caranya mudah: (1) Bikin video ucapan kasih sayang durasi 1 menit. (2) Kirimkan ke wall facebook Suara Remaja atau share link Youtube ucapan kamu ke email suararemaja@ymail.com. Dapatkan modem, handphone, goodiebag, dan masih banyak lagi hadiah menarik. Ayo...buruan sekarang juga...!!
panel iklan Hosrizon
panel main 1
07 September 2010 | 20:10 wib
Dandim: Saya Tampar Lebih Dari Sekali


Solo, CyberNews.
Komandan Kodim 0727 Karanganyar Letkol Inf Lilik Sutikno mengakui telah melakukan pemukulan terhadap Triyono, salah seorang wartawan Solopos.

Ditemui di sela-sela klarifikasi ke Kantor Solopos Letkol Lilik mengakui khilaf. Hal itu terjadi karena dia tidak bisa menahan emosi ketika institusi yang dipimpinnya disebutkan menerima aliran dana GLA.

"Benar saya melakukan itu (mukul-red). Itu semua karena mas Triyono saat saya tanya bersikukuh mengatakan ada aliran dana ke Kodim dan Polres. Tetapi saat saya klarifikasi anggota saya (Pasi Intel) yang juga hadir dalam sidang mengatakan, saksi Ninik tidak menyebutkan itu," ungkap Dandim.

Selain itu, lanjut dia, anggotanya juga sudah dia perintahkan untuk klarifikasi langsung pada Ninik yang menjadi saksi di persidangan. Hasilnya, Ninik mengatakan tidak pernah mengatakan ada aliran dana ke Polres dan Kodim.

"Karena saya tidak kuat menahan emosi, saya menampar Triyono. Karena dia menghindar sehingga kena mata kirinya," aku Dandim.

Saat ditanya apakah pukulan atau tamparan itu lebih dari sekali, Dandim mengakui lebih dari sekali. Berkait dengan ancaman yang katanya juga dilakukan, perwira dengan pangkat dua melati di pundak ini menegaskan tidak. "Saya hanya bilang saat itu, kenapa mas Tri benci sekali dengan TNI. Apakah anda dari keluarga PKI. Terus saya perintahkan anggota untuk menelusuri siapa orang tuanya Tri. Apakah itu ancaman, ya mangga," terangnya.

Namun dia mengaku siap menerima segala risiko atas tindakan yang sudah dilakukan tersebut. "Siap tidak siap, saya sudah siap menerima risikonya. Karena itu, kedatangan saya ke sini untuk minta maaf pada Solopos, Triyono dan wartawan atas kesalahan saya," ungkap Dandim.

( Heru Susilo / CN12 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
12 Februari 2012 | 09:23 wib
Dibaca: 12
12 Februari 2012 | 09:10 wib
Dibaca: 72
12 Februari 2012 | 08:57 wib
Dibaca: 108
12 Februari 2012 | 08:44 wib
Dibaca: 145
12 Februari 2012 | 08:30 wib
Dibaca: 136
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
02 Februari 2012 | 07:35 wib
01 Februari 2012 | 19:18 wib
01 Februari 2012 | 23:31 wib
FOOTER