
Rembang, CyberNews. Hingga Senin (6/9), anggota Panitia Pengawas (Panwas) dan Panwas Kecamatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2010 Kabupaten Rembang masih belum menerima honor dari pekerjaan mereka. Karenanya Panwas kembali menagih honor ke Pemkab Rembang.
Gunanto, salah satu koordinator Panwas Kecamatan Sumber mengatakan ironisnya, bupati dan wakil bupati yang mereka awasi justru sudah menerima gaji dari pekerjaan mereka.
"Sudah berkali-kali kami meminta Pemkab untuk secepatnya menyelesaikan masalah ini. Namun, tidak ada langkah realistis dari Pemkab untuk membayarkan gaji kami," terang dia.
Dia menjelaskan tak kurang 339 Panwas dari Kabupaten hingga desa yang sampai saat ini belum menikmati honor pekerjaan mereka. "Kadang kami merasa didzalimi oleh Pemkab Rembang. Masalahnya, setelah kami menyelesaikan pekerjaan, Pemkab terkesan membiarkan kami," ujar dia.
Gunanto mengaku berkali-kali didatangi anggota Panwascam lain ataupun Petugas Pemantau Lapangan (PPL) Pilkada yang menanyakan tentang honor mereka. "Apalagi jelang Lebaran seperti ini. Pertanyaan tentang honor Panwas sering ditanyakan," kata Ketua Panwascam Pilkada Sumber ini.
Sebelumnya Sekda Rembang H Hamzah Fatoni mengatakan anggaran honor untuk Panwas harus melalui mekanisme Perubahan APBD. Saat ini APBD Perubahan itu tengah dibahas di DPRD. Apabila tidak ada halangan, September mendatang Perubahan APBD 2010 baru akan disahkan.
Sementara, Ketua Panwas Kabupaten Rembang, Minannus Su"ud mengatakan untuk kebutuhan Pilkada Panwas Kabupaten mengajukan dana tambahan ke Pemkab sebesar Rp 1,3 M.
Angka itu dihitung berdasarkan kebutuhan kerja Panwas selama 5 bulan. Namun dari dana yang diusulkan Panwas tersebut, Bagian Pemerintahan Pemkab Rembang hanya menyetujui anggaran untuk Panwas sekitar Rp 461 juta.
( Mulyanto Ari Wibowo / CN26 )