
Ungaran, CyberNews. Meningkatnya arus lalu lintas yang melalui Kota Ungaran, Kabupaten Semarang, sejumlah titik crossing (penyeberangan) di beberapa persimpangan seperti perempatan, pertigaan, maupun dari gang-gang kecil, pada H-4, mulai ditutup.
Pola pengaturan lajur 3:1 yang akan diterapkan H-3, Senin (6/9), juga sudah diterapkan di sejumlah ruas jalan seperti di sepanjang jalan depan Pasar Bandarjo. Pantauan di lapangan, barier atau median pembatas jalan sudah digeser ke arah barat jalan.
Hal ini untuk memberi ruang tiga lajur dari arah Semarang-Bawen karena padatnya kendaraan. Sementara dari Bawen - Semarang yang arusnya relatif lancar, di sejumlah titik rawan macet seperti depan pasar dibatasi satu lajur.
Kapolres Semarang AKBP Drs Hariyanta MSi melalui Kasatlantas AKP Rio Tangkari mengatakan, sejumlah titik penyeberangan ditutup karena sejak pagi hingga siang, arus dari Semarang padat. "Titik crossing di perempatan Kerkof (Assalamah), alun-alun lama, dan pegadaian kita tutup karena arus padat," jelas Rio Tangkari, Senin (6/9).
Menurutnya, penerapan pola 3:1 baru dilakukan di depan Pasar Bandarjo. Terkait cuaca yang tidak menentu dan masih sering terjadi hujan deras, Kasatlantas mengimbau pengendara sepeda motor agar lebih waspada. Pengendara roda dua diimbau menggunakan kaca helm yang tidak buram.
Selain itu, lampu sepeda motor juga harus dinyalakan untuk menekan angka kecelakaan. Pemudik yang kelelahan disarankan beristirahat di rest area yang sudah disediakan Polres Semarang bersama sejumlah instansi terkait.
( Rony Yuwono / CN26 )