panel header
BECIK KETITIK ALA KETARA
Berbuat Baik Atau Buruk Akhirnya Terlihat Juga
panel menu
panel news ticker
EKSPRESIKAN SAYANGMU... Ngucapin Valentine dapat hadiah? Yok Ikutan...!! Caranya mudah: (1) Bikin video ucapan kasih sayang durasi 1 menit. (2) Kirimkan ke wall facebook Suara Remaja atau share link Youtube ucapan kamu ke email suararemaja@ymail.com. Dapatkan modem, handphone, goodiebag, dan masih banyak lagi hadiah menarik. Ayo...buruan sekarang juga...!!
panel iklan Hosrizon
panel main 1
06 September 2010 | 19:21 wib
4 Orang Tewas
Pulang Berobat Carry Dihantam Bus

Sukoharjo, CyberNews. Empat orang tewas akibat kecelakaan beruntun di Jalan Raya Weru-Sukoharjo, Dukuh Gunungbotak, Desa Karangmojo, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Senin pukul 14.30 WIB.

Empat orang meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut, yakni terdiri dari tiga orang penumpang mobil Carry yang masih satu saudara dan seorang pengendara sepeda motor.

Korban tewas adalah sang pengemudi Carry, Busar (40), kemudian Sunarmi (35), dan Wulan (12), ketiganya warga Sarehan, Jatingarang, Weru, sedangkan satu korban lagi bernama Edy (18), seorang pegendara sepeda motor Megapro, warga Pucanganom, Kerangkap, Gunungkidul.

Informasi yang dihimpun wartawan di tempat kejadian menyebutkan, kecelakaan beruntun ini melibatkan sebuah minibus "Wahyu" jurusan Watukelir-Solo, sebuah mobil Carry, serta dua buah sepeda motor Supra dan Megapro.

Menurut saksi mata, Sri Sumarsi, penumpang mobil Carry, akibat minibus "Wahyu" AD-1593-AB, yang datang dari arah Watukelir menuju Solo berjalan terlalu ke sebelah kanan jalan, saat berada di jalan yang menurun.

Sementara dari arah Solo, datang sebuah mobil Carry warna merah AD-8881-AG yang ditumpangi oleh delapan orang dengan pengemudi, Busar, yang masih saudaranya.

Setelah bus "Wahyu" dan mobil Carry tersebut tabrakan, seketika itu juga mengenai dua sepeda motor, Honda Supra AB 2887 KW, dan Honda Mega Pro AB 2360 AW, yang berada di belakang mobil Carry tersebut. Selain menabrak ketiga kendaraan tersebut, bus "Wahyu" hampir terperosok jurang. Bahkan sempat hampir dirusak dan dibakar oleh warga sekitar.

Menurutnya, waktu itu dia bersama sanak saudaranya tersebut baru saja pulang mengantarkan berobat ibunya yang sakit di Rumah Sakit Dr Moewardi Solo. Akibat kecelakaan itu, selain empat korban meninggal, dua orang luka berat, dan lima orang luka ringan.

Seluruh korban segera dilarikan ke Puskesmas Weru, Kabupaten Sukoharjo, sedangkan dua orang yang mengalami luka berat segera dirujuk ke Rumah Sakit Dr. Oen Solo Baru Sukoharjo, untuk mendapatkan pertolongan.

Kecelakaan itu sempat memacetkan arus kendaraan yang melintas di jalan penghubung jalur Wonogiri-Sukoharjo tersebut, dikarenakan pada saat kejadian sempat terjadi hujan deras dan banyak warga masyarakat yag ingin menyaksikan kejadian tersebut.

Sejumlah petugas Satuan Lalulintas (Satlantas) Kepolisian Resor (Polres) Sukoharjo yang datang beberapa saat langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Sebagian personel juga mengatur arus lalu lintas di tempat itu, sehingga dua jam kemudian arus lalu lintas kembali lancar.

Sementara itu, Kepala Satuan Lalulintas (Kasatlantas) KepolisianResor (Polres) Sukoharjo, AKP.Yohanes Iwan K mengatakan, pihaknya belum bisa berkomentar banyak dan masih menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut. "Seluruh korban sudah dibawa ke rumah sakit terdekat untuk segera mendapatkan pertolongan," katanya.

( Ant / CN13 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
11 Februari 2012 | 23:58 wib
Dibaca: 196
11 Februari 2012 | 23:45 wib
Dibaca: 218
11 Februari 2012 | 23:35 wib
Dibaca: 154
11 Februari 2012 | 23:20 wib
Dibaca: 246
11 Februari 2012 | 23:05 wib
Dibaca: 154
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
02 Februari 2012 | 07:35 wib
01 Februari 2012 | 19:18 wib
01 Februari 2012 | 23:31 wib
FOOTER