
Tegal, CyberNews. Kepadatan arus kendaraan yang mulai terlihat sejak Sabtu (4/9), membuat Sat Lantas Polres Tegal Kota akhirnya mempercepat pengalihan arus kendaraan dari arah Jakarta ke Semarang yang melintas di kotanya, terutama di perempatan Pos Maya.
Pengalihan arus dilakukan sejak pukul 06.00. Saat situasi arus kendaraan belum begitu padat. Kesatuan itu langsung memasang barikade lainnya menggunakan ratusan 'bamboo cone', rambu tanda panah pengalihan arus dan tanda-tanda peringatan yang mencolok agar mudah diketahui pemudik.
Kapolres Tegal Kota AKBP Kalingga Rendra Raharja SE didampingi Kasat Lantas AKP Wahyu P SH SIK, semula jajarannya akan memasang barikade di perempatan Pos Maya pada Senin pagi (6/9). Dengan pengalihan arus itu, jalur kendaraan dari arah Jakarta yang melewati Pos Maya mengalami sejumlah perubahan. Sebab bila sebelumnya dari arah Jakarta di Jl Kolonel Sugiyono berjalan lurus timur melewati perempatan itu dan masuk Jl Mayjen Sutoyo, kini sudah berubah arahnya.
Kendaraan dari arah barat atau Jl Kolonel Sugiyono dari perempatan tersebut langsung diarahkan belok ke utara atau ke kiri masuk Jl Dr Sutomo hingga ke pertigaan Jl Gajah Mada. Bila akan ke arah Semarang, belok ke kiri (utara). Sebaliknya ke arah Purwokerto belok ke kanan (selatan).
Khusus kendaraan ke Purwokerto, setelah belok ke selatan kemudian belok kekanan atau barat masuk ke Jl Mayjen Sutoyo, kembali ke perempatan Maya belok ke selatan masuk Jl Kapten Sudibyo.
Terpisah Kasat Reskrim AKP Heriyanto SH mengatakan, dalam "Operasi Ketupat Candi 2010" selain memfokuskan kondisi lalu lintas dan kelancaran arus mudik, jajarannya juga melakukan dukungan operasi dengan menggiatkan patroli di sepanjang jalur pantura.
( Riyono Toepra / CN14 )