
Tegal, CyberNews. Jalur selatan Kabupaten Tegal menelan korban jiwa saat arus mudik H-5 Lebaran, Minggu (5/9), sekitar pukul 11.30. Dua orang pemudik yang berboncengan motor Honda Supra B-6352-SKV tewas saat melintas di jalan raya Desa Margaayu, Kecamatan Margasari.
Keduanya yang tinggal di Desa Banjarsari RT06/ RW05 Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas itu adalah Sigit Permadi (27) dan Gino (38). Sigit merupakan pengendara motor, sedangkan Gino pemboncengnya. Mereka tewas diduga menjadi korban tabrak lari sebuah kendaraan bermotor yang belum diketahui jenisnya.
Kapolres Tegal AKBP Wahyu Handoyo SE melalui Kanit Laka, Ipda Malik Fahren mengatakan, masih menyelidiki kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua orang pemudik di Margasari tersebut. Peristiwa ini berawal saat kedua korban melaju dari arah selatan menuju ke utara.
"Keduanya diduga tertabrak sebuah kendaraan bermotor dari arah berlawanan. Kasus ini masih dalam penyelidikan, jenis kendaraan belum diketahui" katanya, Minggu (5/9). Belum ditemukan saksi yang mengetahui secara persis kecelakaan maut tersebut.
Kedua korban yang tewas selanjutnya dibawa ke RSUD Dokter Soeselo Slawi. Petugas Ruang IGD RSUD Dokter Soeselo Slawi, Johan mengatakan, saat datang, Minggu (5/9) pukul 11.40, kedua korban sudah tak bernyawa. Keduanya mengalami luka di bagian kepala, serta kakinya mengalami patah tulang.
Sementara itu, arus mudik Lebaran pada H-5 mulai bertambah padat dan didominasi motor. Berbeda dari sebelumnya atau Sabtu (4/9) di mana mobil pribadi mendominasi. Kali ini, pemudik bersepeda motor semakin bertambah banyak. Namun, kondisi jalur pantura masih cukup lancar.
Kapolsek Suradadi, AKP Sehroni mengatakan, pemudik hari Minggu (5/9) didomininasi pengendara motor. Kepadatan pemudik ini diprediksikan bakal bertambah mulai H-4 Lebaran. Sebab, ketika itu kendaraan berat seperti truk sudah dilarang melintasi jalur pantura.